Dipublish oleh Tim Towa | 26 November 2025, 04:46 WIB
Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Dalam pertemuan itu, Presiden mengeluarkan tiga instruksi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan atlet dan memperkuat sistem pembinaan olahraga tanah air.
Menpora Erick Thohir mengungkapkan bahwa kesejahteraan atlet menjadi perhatian utama Presiden. Prabowo memberikan penekanan pada tiga aspek yang harus segera ditindaklanjuti.
"Bapak Presiden ingin memastikan kesejahteraan atlet itu menjadi prioritas. Ada tiga hal yang beliau minta saya tindaklanjuti. Satu, mengenai beasiswa atlet LPDP untuk benar-benar nanti dialokasikan seperti apa," kata Erick Thohir seperti dikutip dari BPMI Setpres, Selasa (25/11).
Selain program beasiswa, Presiden juga membuka kesempatan bagi atlet berprestasi untuk berkarier di bidang pelayanan publik. Prabowo juga tengah mengkaji ulang sistem pemberian bonus bagi atlet yang berlaga di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Namun, rincian angka bonus masih harus dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.
"Ini angkanya belum boleh karena saya mesti konsultasi dulu dengan Kemenkeu karena ini kan kita mesti bikin rencana besar daripada anggaran negara," ujar Erick dalam keterangannya.
Presiden juga mengarahkan adanya regulasi baru sebagai landasan hukum fokus pemerintah terhadap 21 cabang olahraga unggulan menuju Olimpiade. Adapun SEA Games dan Asian Games akan dijadikan target antara dalam strategi jangka panjang.
"Kita benar-benar harus efisien, tepat sasaran, sehingga pengiriman atlet nanti tidak coba-coba lagi tapi benar-benar semua ada targetnya untuk cabor-cabor yang mengirimkan atlet," ungkap Menpora.
Dalam upaya memperbaiki ekosistem pembinaan, Prabowo memerintahkan pembangunan Pusat Olahraga Nasional yang dilengkapi akademi olahraga, fasilitas asrama, sarana latihan terpadu, serta layanan kesehatan berkualitas. Fasilitas ini dirancang agar atlet muda dapat tetap menempuh pendidikan sambil menjalani latihan intensif.
"Para atlet muda yang usia 12 tahun jangan putus sekolah, tetapi dia diimbangkan dengan edukasi tapi sembari berlatih sampai dengan jenjang-jenjang karir berikutnya ataupun tingkat prestasi berikutnya," jelas Erick seperti dilaporkan BPMI Setpres.
Erick menambahkan, Presiden telah menyiapkan lahan seluas 300 hektare untuk kawasan pusat olahraga tersebut. Meski demikian, lokasi tepatnya belum bisa diumumkan karena masih dalam tahap pengurusan administrasi.
"Di situ juga ada fasilitas asrama, lalu ada sarana latihan dan semua kesehatan yang terbaik. Bapak Presiden ingin memastikan atlet kita mendapatkan fasilitas terbaik," tutur Erick dalam laporan BPMI Setpres.
Sumber: BPMI Setpres.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah Lolos Final Piala...
Towa News | 05 Februari 2026, 21.54 WIB
Timnas Futsal Indonesia Tembus Semifinal AFC Futsal 2026...
Towa News | 03 Februari 2026, 22.53 WIB
Timnas Futsal Indonesia Lolos Perempatfinal Piala Asia 2026...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.12 WIB
Kontingen Indonesia Sabet 135 Emas di ASEAN Para...
Towa News | 29 Januari 2026, 16.09 WIB
Real Madrid Resmi Pecat Xabi Alonso, Alvaro Arbeloa...
Towa News | 13 Januari 2026, 10.44 WIB