MEMUAT BERITA...

Prabowo Perintahkan Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Tim Towa - Towa News
Selasa, 08 September 2026 11:17 WIB
Prabowo Perintahkan Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
(Dok.Sekertariat Presiden)

Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya menambah alokasi anggaran mitigasi bencana secara signifikan sebagai langkah antisipasi menghadapi berbagai potensi bencana di Indonesia. Permintaan itu disampaikan saat memimpin rapat terbatas penanganan bencana alam melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

“Kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat. Pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan,” kata Presiden Prabowo, Senin (7/9).

Prabowo menyoroti posisi Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire sehingga menghadapi risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan pemerintah perlu ditingkatkan jauh sebelum bencana benar-benar terjadi.

Dalam rapat tersebut, Prabowo menugaskan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Ketiganya diminta menyusun perencanaan mitigasi bencana dengan prinsip menyediakan sumber daya melebihi kebutuhan minimum.

“Lebih banyak helikopter lebih baik, lebih banyak pompa air lebih baik, lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik. Jadi kita siap sebelum kejadian,” ujar Prabowo.

Presiden turut meminta agar ekskavator berukuran kecil disiapkan lebih banyak di tingkat desa, terutama di wilayah yang kerap menghadapi kebakaran hutan. Ia juga menginstruksikan penyusunan master plan mitigasi bencana secara menyeluruh, termasuk penguatan berbagai sarana pendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, Prabowo memaparkan rencana pemanfaatan kapal induk asal Italia yang akan bergabung dengan jajaran TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut nantinya dimodifikasi untuk mendukung pengoperasian helikopter dan drone, dengan kapasitas menampung hingga sepuluh helikopter kelas menengah yang masing-masing dapat mengangkut sekitar empat hingga lima ton air guna membantu pemadaman kebakaran dari udara.

Pemerintah juga berencana meningkatkan penggunaan pesawat untuk operasi modifikasi cuaca. Terkait hal ini, Prabowo meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji bahan yang paling efektif untuk mendukung teknologi tersebut.

“Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Rapat terbatas yang dipantau secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden itu turut membahas sejumlah kondisi kebencanaan yang tengah dihadapi pemerintah, mulai dari gempa bumi di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan disertai kabut asap.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi