MEMUAT BERITA...

Bantuan Pangan Beras 2026 Diproyeksi Capai 2,6 Juta Ton, Terbesar Sejak Program Dimulai 2023

Tim Towa - Towa News
Rabu, 07 Oktober 2026 12:33 WIB
Bantuan Pangan Beras 2026 Diproyeksi Capai 2,6 Juta Ton, Terbesar Sejak Program Dimulai 2023
Ilustrasi Bantuan beras

Towa News, Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan penyaluran bantuan pangan beras periode Juli-September 2026 telah mencapai 967,5 ribu ton. Pemerintah akan melanjutkan program tersebut untuk periode Oktober-Desember.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani mengatakan realisasi penyaluran tahap tersebut mencapai 97 persen.

"Untuk realisasi program bantuan pangan beras periode Juli, Agustus, dan September telah selesai salur sebanyak 967,5 ribu ton atau 97 persen. Selanjutnya pemerintah akan melanjutkan bantuan pangan beras kembali untuk periode Oktober, November, dan Desember," kata Rachmi di Jakarta, Selasa (6/10/2026), seperti dikutip dari Antara.

Program bantuan pangan beras tahap kedua 2026 diselesaikan Perum Bulog berdasarkan penugasan Bapanas. Secara nasional, penyaluran Juli-September mencapai 967,5 ribu ton hingga 30 September 2026.

Rachmi menyebut salah satu capaian periode itu adalah penyaluran 100 persen di sejumlah provinsi di Indonesia bagian timur, antara lain Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.

"Ini menandakan kolaborasi yang baik antara Bulog bersama pemerintah daerah dengan TNI dan Polri," ujarnya.

Menurut Rachmi, penyaluran periode Juli-September yang dimulai pada pertengahan Agustus turut membantu menekan fluktuasi harga beras.

Dengan sasaran 33,24 juta penerima, bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan demikian, permintaan di pasar secara tidak langsung dapat berkurang.

Setiap penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras per bulan.

Pada 2026, bantuan pangan beras sebelumnya dialokasikan untuk periode Februari-Maret dan Juli-September. Dengan tambahan alokasi Oktober-Desember, program akan berlangsung selama delapan bulan dalam setahun.

Total bantuan pangan beras sepanjang 2026 diproyeksikan mencapai 2,6 juta ton, terdiri atas:

  • 662,8 ribu ton untuk Februari-Maret
  • 967,5 ribu ton untuk Juli-September
  • sekitar 997 ribu ton untuk Oktober-Desember

Hingga tahap pertama dan kedua rampung, pemerintah melalui Perum Bulog telah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 1,63 juta ton.

Berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, total alokasi program tahun ini diproyeksikan mencapai 2,6 juta ton. Bapanas menyebut angka itu menjadi yang terbesar dalam setahun sejak program diluncurkan pada 2023.

Sebagai perbandingan, pada 2024 alokasi bantuan pangan beras mencakup 10 bulan penyaluran dengan sasaran 22 juta penerima setiap bulan. Penyaluran berlangsung pada Januari-Maret, April-Juni, dan Agustus-Desember dengan total 1,9 juta ton beras.

Sebelumnya, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bantuan pangan beras merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo kepada 33,24 juta keluarga penerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi