Bentangkan Bendera Palestina, Pelatih Mesir Persembahkan Kemenangan atas Australia untuk Gaza

Tim Towa - Towa News
Sabtu, 04 Juli 2026 15:33 WIB
Bentangkan Bendera Palestina, Pelatih Mesir Persembahkan Kemenangan atas Australia untuk Gaza
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, membentangkan bendera Palestina di lapangan usai timnya mengalahkan Australia lewat adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat (foto:istimewa)

Towa News, Dallas – Timnas Mesir mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti 4-2, pada laga babak 32 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Jumat (3/7) waktu setempat. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 dalam waktu normal.

Kemenangan ini mengantarkan Mesir untuk pertama kalinya menembus babak 16 besar Piala Dunia. Namun yang mencuri perhatian bukan hanya capaian tersebut, melainkan sikap pelatih Mesir, Hossam Hassan, yang mendedikasikan kemenangan itu untuk rakyat Palestina.

Usai laga, Hassan tampil membawa bendera Mesir sekaligus bendera Palestina ke tengah lapangan. Sementara itu, para pemainnya berlutut di rumput sebagai bentuk penghormatan.

Kepada awak media, Hassan menyampaikan doa dan dedikasi khusus atas kemenangan timnya.

"Semoga Allah menganugerahkan kemenangan kepada mereka [rakyat Palestina], semoga Allah mengampuni para martir mereka," kata Hossam Hassan seperti dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu (4/7/2026).

Ia melanjutkan, kemenangan tersebut ia persembahkan bukan hanya untuk Mesir, tetapi juga untuk rakyat Palestina.

"Saya katakan kepada mereka: Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada rakyat Mesir dan rakyat Palestina, orang-orang yang baik dan terhormat itu," ujar Hossam Hassan dalam laporan Al-Jazeera.

Sambutan Warga Gaza

Momen kemenangan Mesir turut disambut antusias oleh warga Palestina, khususnya di Jalur Gaza. Melalui media sosial X, warga Gaza bernama Tamer Nahed membagikan kegembiraannya menyaksikan pertandingan tersebut bersama warga lain di tengah kondisi wilayah yang masih dilanda konflik.

"Untuk pertama kalinya, saya mengikuti Piala Dunia dengan antusiasme sebesar ini. Kegembiraan," tulis Tamer Nahed seperti dikutip dari Al-Jazeera.

Ia menuturkan, ribuan warga rela keluar dari tenda pengungsian maupun reruntuhan rumah mereka demi menyaksikan pertandingan bersama-sama.

"Saya sangat senang melihat Mesir menang, tetapi pemandangan terindah ada di sini... ribuan orang keluar dari tenda mereka dan dari antara rumah-rumah mereka yang hancur untuk menonton pertandingan," tulis Tamer Nahed dikutip dari Al-Jazeera.

Ia juga menggambarkan suasana haru sekaligus bahagia yang menyelimuti warga saat momen tersebut berlangsung.

"Wajah-wajah berseri-seri dengan senyum, sorak-sorai memenuhi udara, dan rasanya seolah-olah semua orang telah memutuskan untuk memberi diri mereka momen kehidupan terlepas dari segalanya yang mengelilingi mereka," tulisnya, masih dikutip dari Al-Jazeera.

Sejumlah rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan warga Gaza berkumpul di lokasi nonton bareng dengan latar bangunan-bangunan yang rusak akibat serangan, serta tenda-tenda pengungsian di sekitarnya. Tampak sebagian warga tersenyum sambil mengibarkan bendera Mesir sebagai bentuk dukungan.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi