Dipublish oleh Tim Towa | 11 Februari 2026, 13:34 WIB
Towa News, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat pengiriman sebanyak 1.852 kontainer udang bersertifikat bebas Cesium 137 (Cs-137) ke Amerika Serikat dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Ekspor tersebut berlangsung sejak akhir Oktober 2025 hingga awal Februari 2026.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengatakan sejumlah kontainer udang Indonesia tersebut telah tiba di berbagai pelabuhan Amerika Serikat.
"Sebanyak 1.852 kontainer itu, sebagian telah tiba di berbagai pelabuhan di AS seperti Los Angeles, Houston, Oakland, New York, Chicago, Kansas, Baltimore, Norfolk, Savannah, dan Miami," ujar Ishartini seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (10/2).
Ishartini menegaskan bahwa seluruh kontainer udang yang dikirim telah melewati tahap pemindaian dan pengujian Cs-137. Setelah lolos uji, produk udang tersebut mendapatkan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Kelautan dan Perikanan (SMKHP) yang menjadi dokumen wajib persyaratan Customs and Border Protection (CBP) dan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat.
Dari total pengiriman tersebut, sebanyak 1.027 kontainer telah tiba dan siap memasuki pasar Amerika. Sementara itu, 825 kontainer lainnya masih dalam perjalanan laut.
Ishartini merinci bahwa 1.852 kontainer udang memiliki volume mencapai 155.999 ton dengan estimasi nilai Rp5,3 triliun. Produk udang tersebut berasal dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) di wilayah Jawa dan Lampung.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan komitmen KKP sebagai satu-satunya lembaga yang menerbitkan sertifikasi bebas Cs-137 untuk produk perikanan.
"KKP selaku satu-satunya CE sertifikasi bebas Cs-137 pada produk perikanan berkomitmen untuk membangun skema sertifikasi yang robust (kuat) dan konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip quality assurance untuk menjadikan komoditas perikanan Indonesia champion di pasar global," kata Menteri Trenggono seperti dikutip dari keterangan resmi KKP.
Keberhasilan ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat ini menunjukkan efektivitas sistem sertifikasi yang diterapkan KKP. Sertifikat bebas Cs-137 menjadi kunci pembuka akses pasar Amerika yang memiliki standar keamanan pangan ketat.
Dengan nilai ekspor mencapai Rp5,3 triliun dalam tiga bulan, komoditas udang terus menjadi salah satu andalan sektor perikanan Indonesia di pasar global. Penerapan standar quality assurance yang konsisten diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di kancah internasional.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 Senilai Rp13...
Towa News | 11 Februari 2026, 11.58 WIB
Prabowo Ajak APINDO Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor...
Towa News | 10 Februari 2026, 09.38 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen pada 2025, Lampaui...
Towa News | 05 Februari 2026, 14.03 WIB
Pertamina Satukan Tiga Entitas Hilir, Perkuat Pasokan Energi...
Towa News | 05 Februari 2026, 13.30 WIB
Menkeu Purbaya: Selama beberapa tahun kita dikibuli para...
Towa News | 04 Februari 2026, 22.23 WIB