Dipublish oleh Admin | 02 Februari 2025, 03:41 WIB
Towa News, Jakarta - Laporan terbaru dari We Are Social dan Meltwater menyoroti dampak signifikan TikTok terhadap masyarakat Indonesia. Data dari Data.AI menunjukkan bahwa TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak menyita waktu pengguna di Indonesia, dengan rata-rata penggunaan mencapai 38 jam 20 menit per bulan.
Selain itu, Indonesia kini menjadi negara dengan jumlah pengguna TikTok terbesar di dunia, melampaui Amerika Serikat dan Rusia. Menurut data Statista per Juli 2024, Indonesia memiliki sekitar 157,6 juta pengguna TikTok, sementara Amerika Serikat memiliki 120,5 juta pengguna.
Popularitas TikTok di Indonesia terus meningkat meskipun sempat diblokir sementara pada tahun 2018 oleh pemerintah. Faktor-faktor seperti kemampuan aplikasi dalam menghadirkan konten yang ringan, ekspresif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari menjadi daya tarik utama bagi pengguna. Selain itu, TikTok juga bertransformasi menjadi ruang penting dalam diskusi publik dan politik, dengan pesan-pesan yang dikemas sesuai dengan preferensi generasi muda.
Pertumbuhan pesat ini menunjukkan bagaimana TikTok berhasil mengukuhkan posisinya sebagai platform media sosial terpopuler di Indonesia, dengan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Perkembangan ini juga mencerminkan bagaimana media sosial semakin memengaruhi pola konsumsi informasi dan interaksi sosial di era digital.
Sumber : antaranews.com, tekno.kompas.com, CNBCindonesia.com
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemensos dan BPS Percepat Pembaruan Data Bansos, Penyaluran...
Towa News | 02 April 2026, 15.53 WIB
Puan Maharani Desak Evaluasi Berkala Kebijakan WFH ASN...
Towa News | 02 April 2026, 15.42 WIB
Prabowo dan Presiden Korsel Pose Finger Heart Bareng...
Towa News | 02 April 2026, 10.47 WIB
Anggota DPR RI Bambang Haryo Desak Kemenhub Tambah...
Towa News | 02 April 2026, 10.30 WIB
Dari Mineral Kritis hingga AI Kesehatan: Indonesia dan...
Towa News | 01 April 2026, 18.08 WIB