KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, Dua Penumpang Meninggal Dunia

Dipublish oleh Tim Towa | 27 April 2026, 23:22 WIB

Bagikan:
X
KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, Dua Penumpang Meninggal Dunia
(dok.istimewa)

Towa News, Bekasi - Kereta Api (KA) Argo Bromo menabrak rangkaian KRL Commuter Line yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan penumpang masih dalam proses evakuasi.

Tragedi itu terjadi bermula dari sebuah taksi yang menyerempet KRL di jalur perlintasan langsung (JPL) dekat kawasan Bulak Kapal. Benturan tersebut memaksa KRL berhenti mendadak di lintas aktif. KA Argo Bromo yang melaju dari arah belakang tidak sempat mengerem dan menghantam gerbong KRL yang tidak bergerak itu.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal. Yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, seperti dikutip dari detikNews, Senin (27/4/2026).

Akibat tabrakan keras tersebut, gerbong KRL Commuter Line dilaporkan ringsek. Lampu dalam rangkaian mati, sementara penumpang yang terjebak di dalamnya terdengar berteriak panik. Sejumlah penumpang terlihat mengalami luka di bagian kepala. Sesama penumpang saling membantu proses evakuasi di peron stasiun.

Dua Korban Meninggal Tercatat di Rumah Sakit

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam insiden ini. Berdasarkan data yang masuk dari rumah sakit, dua penumpang dinyatakan meninggal dunia.

"Tercatat di RS ada 2 korban meninggal dunia," ujar Franoto Wibowo.

Sementara itu, Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi menyatakan pihaknya masih memprioritaskan penyelamatan korban saat ditemui di lokasi kejadian.

"Saya belum tahu persis (korban meninggal), saya masih mengutamakan keselamatan warga dulu," ucap Kompol, Senin (27/4/2026).

Peron Stasiun Bekasi Timur sempat dipenuhi penumpang yang berhamburan. Sebagian duduk dan berbaring di peron menunggu pertolongan. Arus lalu lintas di sekitar perlintasan turut terganggu karena rangkaian kereta yang berhenti menghalangi jalur kendaraan.

KAI Sampaikan Permintaan Maaf

Manajemen KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang dan masyarakat atas insiden yang terjadi. Perusahaan juga turut berdukacita atas meninggalnya para korban.

"Sekali lagi kami dari Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf, berbela sungkawa sebesar-besarnya," ujar Franoto Wibowo.

Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan Posko Crisis Center untuk menangani para korban dan keluarganya. Proses evakuasi dan investigasi penyebab kecelakaan masih berlangsung hingga berita ini diterbitkan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video