Dipublish oleh Tim Towa | 27 April 2026, 13:34 WIB
Towa News, Jakarta - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berhasil meraih predikat maskapai paling tepat waktu di dunia untuk periode Maret 2026. Penghargaan itu diberikan oleh lembaga pemeringkat penerbangan independen global, Official Airline Guide (OAG) Aviation Worldwide, melalui platform OAG Flightview.
Dalam daftar yang dirilis OAG Flightview, Garuda Indonesia mencatatkan tingkat ketepatan waktu atau On-Time Performance (OTP) tertinggi di antara seluruh maskapai global, yakni sebesar 97,9 persen. Capaian ini menempatkan maskapai pelat merah itu di posisi pertama, mengungguli sembilan maskapai lainnya dari berbagai penjuru dunia.
"Asia mendominasi lima besar untuk OTP pada bulan Maret dengan tiga posisi di antaranya ditempati oleh maskapai penerbangan Asia," demikian keterangan resmi OAG Flightview seperti dikutip Kompas.com, Minggu (26/4/2026).
Pemeringkatan ini juga mempertimbangkan jumlah total penerbangan dan angka pembatalan tiap maskapai. Garuda Indonesia tercatat hanya membatalkan 12 penerbangan dari total 6.300 jadwal penerbangan yang direncanakan sepanjang bulan tersebut.
Daftar 10 Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia (OAG, Maret 2026)
|
Peringkat |
Maskapai |
OTP |
|---|---|---|
|
1 |
Garuda Indonesia |
97,90% |
|
2 |
Fuji Dream Airlines |
95,50% |
|
3 |
Sky Airline |
94,25% |
|
4 |
Copa Airlines |
93,40% |
|
5 |
Star Flyer |
92,85% |
|
6 |
Austrian Airlines |
92,40% |
|
7 |
FlySafair |
91,81% |
|
8 |
Changan Airlines |
89,33% |
|
9 |
Wizz Air |
89,22% |
|
10 |
Aeromexico |
89,08% |
Respons Garuda Indonesia
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menyebut pencapaian ini sebagai tonggak penting dalam proses transformasi kinerja perusahaan.
"Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa upaya berkelanjutan kami dalam meningkatkan reliability operasional mulai menunjukkan hasil yang nyata," ujar Thomas dalam keterangan resmi Garuda Indonesia, Rabu (16/4/2026).
Ia menegaskan bahwa ketepatan waktu merupakan elemen mendasar dalam membangun kepercayaan penumpang. "Ketepatan waktu merupakan elemen krusial dalam membangun kepercayaan pelanggan, dan kami berkomitmen untuk menjadikannya sebagai standar layanan yang konsisten kami hadirkan," sambungnya seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (26/4/2026).
Thomas juga menjelaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari penguatan disiplin operasional secara menyeluruh, mencakup optimalisasi kesiapan armada, perbaikan rotasi pesawat, serta peningkatan koordinasi lintas divisi.
"Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh insan Garuda Indonesia Group yang terus menjaga standar operasional secara disiplin, bahkan di tengah dinamika industri yang menantang. Kami akan terus menjaga momentum ini sebagai bagian dari langkah menuju fase turnaround yang lebih solid dan berkelanjutan," lanjut Thomas dalam keterangan resmi Garuda Indonesia.
Metodologi Penilaian OAG
Berdasarkan metodologi OAG Aviation Worldwide, perhitungan OTP didasarkan pada waktu kedatangan aktual pesawat di gate dibandingkan dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pemeringkatan ini juga mensyaratkan cakupan data minimal 80 persen dari total penerbangan terjadwal, serta ambang batas minimum operasional sebagai syarat masuk dalam daftar global.
Sumber: Siaran Pers Garuda Indonesia No. 033/JKTDPGA-SiaranPers/IV.2026 (16/4/2026)
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemdiktisaintek Bakal Tutup Prodi Tak Relevan, Fokus pada...
Towa News | 27 April 2026, 13.17 WIB
JP Morgan Nobatkan Indonesia Peringkat 2 Dunia dalam...
Towa News | 27 April 2026, 13.04 WIB
Haji 2026 Makin Mudah: Hampir 10.000 Jemaah Tiba...
Towa News | 24 April 2026, 22.58 WIB
Indonesia Bawa Agenda Perlindungan Pekerja Migran ke Forum...
Towa News | 24 April 2026, 17.22 WIB
Uji Jalan B50 di Sektor Otomotif Dinyatakan Aman,...
Towa News | 24 April 2026, 17.12 WIB