Haji 2026 Makin Mudah: Hampir 10.000 Jemaah Tiba di Madinah Berkat Sistem Makkah Route

Dipublish oleh Tim Towa | 24 April 2026, 22:58 WIB

Bagikan:
X
Haji 2026 Makin Mudah: Hampir 10.000 Jemaah Tiba di Madinah Berkat Sistem Makkah Route
(dok.istimewa)

Towa News, Madinah - Sebanyak 9.884 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 25 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Kota Madinah, Arab Saudi, hingga 23 April 2026. Kedatangan tersebut merupakan bagian dari pemberangkatan gelombang pertama musim haji 1447 H/2026 M yang resmi dimulai pada 22 April lalu.

Secara keseluruhan, Kementerian Agama mencatat sebanyak 40 kloter dengan total 15.349 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga hari keempat operasional haji berlangsung.

Pemberangkatan dilakukan melalui empat embarkasi utama, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, Bandara Adi Soemarmo di Solo, Bandara Juanda di Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar. Seluruh penerbangan tersebut mendarat di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

Tahun ini, penyelenggaraan haji ditandai dengan penerapan sistem layanan terintegrasi bernama Makkah Route. Melalui skema ini, seluruh proses administratif dan keimigrasian—termasuk perekaman biometrik, penerbitan visa elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga pengurusan bagasi, diselesaikan sepenuhnya di Indonesia sebelum keberangkatan.

Setibanya di Madinah, jemaah tidak perlu lagi menjalani antrean pemeriksaan imigrasi. Mereka langsung diarahkan menuju bus yang mengantarkan ke tempat akomodasi masing-masing, sementara koper sudah lebih dahulu dikirim ke penginapan di Arab Saudi.

Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, menyatakan apresiasinya terhadap penerapan sistem tersebut.

"Kami mengapresiasi tinggi implementasi layanan Makkah Route yang semakin memudahkan jemaah haji Indonesia. Proses yang terintegrasi sejak dari tanah air ini tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kepastian bagi jemaah setibanya di Tanah Suci," ujar Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf sebagaimana dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kamis (23/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi ekosistem haji Indonesia secara menyeluruh.

"Dengan sistem yang terintegrasi seperti ini, jemaah tidak lagi dibebani proses berulang setibanya di Arab Saudi, sehingga mereka bisa lebih fokus menjalankan ibadah," tambah Irfan Yusuf dalam keterangan yang sama.

Sistem Makkah Route sendiri merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga di Arab Saudi, dan dipandang sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video