MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di Tengah Gejolak Geopolitik Global

Dipublish oleh Tim Towa | 06 Maret 2026, 14:22 WIB

Bagikan:
X
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di Tengah Gejolak Geopolitik Global
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar (Dok.Sekertariat Presiden//Muchlis Jr)

Towa News, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar menyerukan seluruh elemen bangsa untuk mempererat persatuan nasional dan meningkatkan upaya spiritual di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan geoekonomi di berbagai penjuru dunia.

 

Seruan tersebut disampaikan Anwar saat memberikan tanggapan atas Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam acara Silaturahmi Presiden dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Anwar menilai kebijakan luar negeri bebas aktif yang dijalankan pemerintah saat ini merupakan langkah tepat dalam menghadapi dinamika global. "Kita memahami apa yang dilakukan oleh Presiden kita dalam melaksanakan politik bebas dan aktif. Artinya tidak akan membuat musuh dengan negara mana pun dan siapa pun. Tapi memperbanyak kawan dan teman di seluruh dunia ini," ujar Anwar seperti dikutip dari laman resmi MUI, Jumat (6/3/2026).

Lebih lanjut, Anwar menegaskan bahwa prioritas utama bangsa saat ini adalah menjaga keselamatan negara dan rakyat dari dampak konflik yang tengah berlangsung di berbagai kawasan. "Yang paling penting sekali buat kita adalah bagaimana menyelamatkan negara kita, bangsa kita, dan rakyat kita, serta umat kita. Itu yang paling pokok," tegasnya.

Ketum MUI itu juga menyebut pertemuan tersebut sebagai momentum strategis untuk membangun sinergi antara tokoh agama, pemerintah, serta aparat pertahanan dan keamanan. "Hari ini saya kira momentum terbaik bagi kita sekalian untuk merajut sebuah kebersamaan antara kita semuanya. Antara kita para ulama dengan umara yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Antara kita dipimpin TNI yang dibimbing oleh Panglima TNI Jenderal Agus. Antara kita dengan Polri yang dibimbing oleh Pak Listyo Sigit," ucap Anwar.

Memanfaatkan momen bulan Ramadan, Anwar turut mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai ikhtiar spiritual bagi keselamatan bangsa. "Lebih-lebih ini pada bulan Ramadan, jangan sampai musibah yang terjadi di mana-mana yang ujungnya adalah membuat kesengsaraan yang tidak berhenti itu terjadi di sini. Sangat penting kita sekalian untuk mendekatkan diri kepada Allah. Memohon keselamatan bagi kita semua, bagi pemimpin kita, bagi rakyat kita, bagi negara kita," ujar Anwar.

Menutup pernyataannya, Anwar menegaskan bahwa di tengah kompleksitas tantangan global, Indonesia tidak punya pilihan lain selain bersatu padu dan bergandeng tangan agar senantiasa mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video