Towa News, Jakarta - Pemuda Indonesia Raya (PEMIRA) menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan inisiator PEMIRA, Bintang Wahyu Saputra, di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.
Bintang menilai pemerintah saat ini menunjukkan komitmen dalam mengimplementasikan Asta Cita dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurut dia, program dan cita-cita Presiden perlu dikawal bersama agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
“Hal ini menunjukkan bahwa komitmen dari bapak presiden menunjukkan hal-hal baik yang akan kita gapai secara bersama-sama di Indonesia tahun 2045,” kata Bintang, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan itu sekaligus menjadi momen pernyataan sikap kelompok tersebut terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Manifesto dibacakan oleh inisiator PEMIRA, Bintang Wahyu Saputra. Isinya mencakup komitmen anak muda di bidang ideologi, pangan dan energi, lapangan kerja, sumber daya manusia, hilirisasi, pembangunan desa, antikorupsi, serta lingkungan dan budaya.
Poin-poin Manifesto
Pertama, PEMIRA berkomitmen menjaga Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia, termasuk menolak ujaran kebencian dan hoaks.
Kedua, mereka mendukung swasembada pangan, energi, dan air dengan berperan sebagai petani, nelayan, serta penggerak energi bersih.
Ketiga, PEMIRA ingin anak muda menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja.
Keempat, mereka menyatakan siap menjadi relawan di bidang pendidikan dan kesehatan, serta ikut mengawal program makan bergizi gratis (MBG) agar tepat sasaran dan aman.
Kelima, PEMIRA mendukung hilirisasi melalui keahlian dan inovasi anak bangsa. Keenam, mereka berencana membangun desa dengan ilmu dan teknologi, serta mendampingi koperasi dan UMKM.
Ketujuh, PEMIRA menolak korupsi, narkoba, dan judi, dimulai dari diri sendiri.
Kedelapan, mereka berkomitmen merawat lingkungan, melestarikan budaya, dan menjaga kerukunan.
Dukung Pemerintah
Bintang menyebut pemerintah saat ini menunjukkan komitmen menjalankan Asta Cita dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurut dia, hal itu perlu dikawal bersama agar manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Hal ini menunjukkan bahwa komitmen dari bapak presiden menunjukkan hal-hal baik yang akan kita gapai secara bersama-sama di Indonesia tahun 2045,” kata Bintang, Minggu (18/10/2026).
Peran Generasi Muda
Bintang menilai generasi milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha akan menjadi pemimpin bangsa ketika Indonesia berusia 100 tahun merdeka pada 2045. Karena itu, kata dia, anak muda perlu ikut terlibat dalam perjuangan membangun negara.
“Kita harus hadir membersamai perjuangan-perjuangan yang mempunyai semangat dalam membuat Indonesia yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Bintang juga menyinggung gagasan layanan dasar tanpa biaya, mulai dari transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga makanan. Ia menyebut gagasan itu sebagai misi besar yang perlu dikawal, dan PEMIRA siap berada di barisan terdepan.
Diskusi & Komentar
Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!