TNI AL Lepas Ribuan Pemudik Gratis dengan Kapal Perang, KSAL Ingin Rute Diperluas Tahun Depan

Dipublish oleh Tim Towa | 17 Maret 2026, 14:19 WIB

Bagikan:
X
TNI AL Lepas Ribuan Pemudik Gratis dengan Kapal Perang, KSAL Ingin Rute Diperluas Tahun Depan
(Foto: Devi Nindy/Antara)

Towa News, Jakarta - Ribuan pemudik diberangkatkan secara gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) pada Selasa (17/3/2026), dalam program mudik Lebaran yang digelar TNI Angkatan Laut (AL) dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Program ini melayani dua rute utama, yakni Jakarta–Semarang–Surabaya dan Jakarta–Bangka Belitung.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program ini ke depan.

"Jadi tahun ke tahun akan kami tingkatkan terus. Mudah-mudahan di tahun depan kita bisa menambah rute dari arus mudik dan arus balik oleh kapal-kapal Angkatan Laut. Harapannya demikian," ujar Laksamana Muhammad Ali dalam konferensi pers usai melepas pemudik, Selasa (17/3/2026).

Dua KRI diturunkan untuk melayani rute tersebut. KRI Banda Aceh mengangkut penumpang menuju Semarang dan Surabaya, sementara KRI Semarang-594 melayani rute menuju Bangka dan Belitung. Total penumpang yang diberangkatkan dari rute Jakarta–Semarang–Surabaya tercatat sekitar 1.300 hingga 1.447 orang, termasuk sepeda motor milik para pemudik yang turut diangkut di atas kapal.

Untuk rute Jakarta–Bangka Belitung, antusiasme masyarakat terbilang luar biasa. Sebanyak 1.239 peserta beserta kendaraan roda dua berhasil diberangkatkan dari Dermaga Kolinlamil pada Minggu (15/3/2026). Mayoritas peserta berasal dari komunitas warga Bangka Belitung yang berdomisili di Jakarta, Bogor, hingga Bandung.

"Masyarakat sangat antusias. Begitu kami umumkan, baru dua hari saja kuota sudah penuh," kata Asisten Operasi KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan, seperti dilaporkan Indonesia Defense Magazine (IDM).

KRI Semarang-594 menempuh jarak sekitar 400 mil laut, dengan jadwal tiba di Bangka pada 16 Maret dan melanjutkan perjalanan ke Belitung pada 17 Maret. Kapal ini juga dipastikan tetap siaga di Bangka Belitung untuk melayani arus balik pada 27–29 Maret mendatang.

Selain armada kapal, TNI AL turut menyiapkan 110 unit bus dari berbagai Komando Utama (Kotama) di Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai fasilitas tambahan.

"Selain itu juga ada bus-bus yang kita siapkan dari Angkatan Laut, ada 110 bus dari seluruh Kotama yang ada di Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur," ungkap KSAL Muhammad Ali dalam laporan Kompas.com.

Menko Polkam Djamari Chaniago yang turut hadir dalam pelepasan pemudik menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk tanggung jawab negara kepada masyarakat.

"Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini, dari negara ini, untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung, mudik dalam rangka Idulfitri," kata Djamari, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, penggunaan KRI sebagai sarana mudik dinilai efektif dalam membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur darat, khususnya dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pengamanan juga dilakukan secara menyeluruh, melibatkan personel dan alutsista TNI dari ibu kota hingga daerah tujuan.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut berkontribusi dalam program ini dengan menyediakan konsumsi bagi para peserta mudik. Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyebutkan sekitar 1.400 peserta mendapatkan fasilitas makan selama perjalanan pulang dan pergi.

"Yang diberikan selain fasilitas kapal laut, juga adalah fasilitas makan selama dua kali tiga hari, jadi pulang pergi," ujar Sodik.

Asops KSAL Yayan Sofiyan menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, sesuai perintah langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan KSAL Laksamana Muhammad Ali.

"Ini adalah bentuk kehadiran negara dan TNI AL untuk kepentingan masyarakat," kata Yayan.

Pelaksanaan program juga melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, PT Timah, dan Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung (IKM Babel). Seluruh rute yang beroperasi saat arus mudik juga akan melayani arus balik menuju Jakarta setelah masa Lebaran. (red)

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video