AS Isyaratkan Pangkas Kontribusi ke NATO, Tegaskan Tak Akan Keluar dari Aliansi

Tim Towa - Towa News
Selasa, 07 Juli 2026 12:35 WIB
AS Isyaratkan Pangkas Kontribusi ke NATO, Tegaskan Tak Akan Keluar dari Aliansi
Ilustrasi Nato (dok. Istimewa)

Towa News, Washington - Duta Besar Amerika Serikat untuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Matthew Whitaker mengungkapkan bahwa pemerintah AS saat ini tengah mencari langkah untuk mengurangi kontribusinya dalam aliansi pertahanan tersebut.

Whitaker menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti AS akan hengkang dari NATO, melainkan penyesuaian akibat berbagai kebutuhan strategis yang dihadapi Washington di berbagai kawasan dunia.

"Kami tidak akan pergi (meninggalkan aliansi), kami hanya (ingin) berkontribusi lebih sedikit karena kami menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan secara global," kata Whitaker seperti dikutip dari CNBC, Senin waktu setempat.

Ia turut menekankan bahwa dinamika hubungan antara AS dan NATO belakangan ini tidak dapat disebut sebagai krisis, melainkan bagian dari sebuah proses penyesuaian atau, dalam istilahnya, "proses pendewasaan" dalam kemitraan tersebut.

Pernyataan Whitaker ini muncul di tengah kritik berulang yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara Eropa anggota NATO. Trump kerap menilai negara-negara sekutu belum memberikan kontribusi yang memadai terhadap kapabilitas pertahanan bersama.

Sebagai bagian dari desakannya, Trump meminta negara-negara anggota NATO untuk menaikkan alokasi anggaran pertahanan hingga mencapai 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) masing-masing negara.

Isu kontribusi AS terhadap NATO ini mencuat menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO tahun ini, yang dijadwalkan berlangsung di Ankara, Turki, pada 7-8 Juli mendatang.

Sumber: Sumber: Sputnik,Antara

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi