MEMUAT BERITA...

Bill Gates sebut orang berniat buruk yang memakai AI sebagai ancaman paling berbahaya saat ini

Tim Towa - Towa News
Senin, 28 September 2026 12:28 WIB
Bill Gates sebut orang berniat buruk yang memakai AI sebagai ancaman paling berbahaya saat ini
Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates (Dok.Sekertariat Presiden)

Towa News, Jakarta – Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, menilai penggunaan kecerdasan artifisial (AI) tanpa pelindungan dan kemampuan pemantauan merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab. Pandangan itu ia sampaikan dalam wawancara program Meet the Press, Senin (28/9/2026).

Menurut Gates, kekhawatiran terbesar justru datang dari pihak-pihak berniat buruk yang memanfaatkan AI, misalnya untuk membantu bioterorisme atau melakukan penipuan finansial dalam skala besar.

"Hal paling berbahaya yang kita hadapi saat ini adalah orang-orang dengan niat buruk yang menggunakan AI. Tidak pernah ada senjata sekuat kombinasi orang dengan niat buruk menggunakan alat AI terbaru," kata Gates seperti dikutip dari Engadget, Minggu (27/9/2026) waktu setempat.

Pernyataan itu muncul saat Gates ditanya soal pendekatan kill switch untuk membatasi AI. Usulan tersebut dikemukakan Gubernur California Gavin Newsom untuk merespons perkembangan AI yang dinilai terlalu cepat.

Gates mengaku tidak ingin menyatakan penolakan terhadap kill switch. Namun, menurut dia, langkah itu tidak akan menjawab ancaman yang lebih dekat dan mendesak, yakni penyalahgunaan AI oleh pihak berniat buruk.

Terkait regulasi, Gates mendukung keterlibatan penegak hukum dan politikus dalam membahas bentuk pelindungan dan pemantauan yang perlu diterapkan pada perusahaan AI.

Mantan eksekutif Microsoft itu menyebut pendekatan tersebut akan menambah beban operasional industri. Meski begitu, ia menilai langkah itu tidak akan menyebabkan "perlambatan dramatis" pada pengembangan AI yang sedang berjalan.

Gates juga menyuarakan dukungan atas langkah sejumlah CEO perusahaan AI terkemuka yang sepakat memperlambat laju pengembangan AI. Ia menyerukan regulasi dan pengamanan yang lebih ketat.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi