MEMUAT BERITA...

Gubernur Jakarta Cabut Kebijakan WFH, Situasi Jakarta Kembali Normal

Tim Towa - Towa News
Rabu, 03 September 2025 11:43 WIB
Gubernur Jakarta Cabut Kebijakan WFH, Situasi Jakarta Kembali Normal
Suasana Jakarta ( Foto: Pemprov Dki jakarta)

Towa News, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mencabut kebijakan work from home (WFH) yang diberlakukan sejak rentetan aksi massa pada Kamis (28/8/2025) malam. Keputusan ini diambil karena kondisi ibu kota dinilai telah kembali normal.

"Karena kondisinya sudah menjadi normal, tentunya saya sudah memberikan pesan kepada kepala dinas terkait untuk instruksinya itu dicabut. Maksimum hari ini," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Gubernur menegaskan bahwa situasi masyarakat dan transportasi umum sudah kembali aman. Seluruh moda transportasi di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, LRT, Mikrotrans, dan Jaklingko, kini beroperasi normal. Agenda pemerintahan seperti upacara dan pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga telah kembali terlaksana tanpa hambatan.

Perbaikan Infrastruktur

Sebanyak 22 halte Transjakarta yang rusak akibat unjuk rasa ditargetkan selesai diperbaiki pada 8-9 September 2025. Kerugian akibat perusakan infrastruktur di Jakarta diperkirakan mencapai Rp 55 miliar.

"Untuk perbaikan, mudah-mudahan akan bisa diselesaikan sampai dengan hari Senin tanggal 8," ungkap Pramono.

Layanan Transjakarta akan tetap digratiskan hingga 8 September 2025 sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat selama masa pemulihan.

"Untuk penggratisan ya tentunya sampai dengan hari itu," tambahnya.

Pencabutan kebijakan WFH ini menandai berakhirnya masa darurat yang diberlakukan pascaunjuk rasa pekan lalu, dengan pemerintah provinsi yakin bahwa aktivitas perkantoran dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan keamanan.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi