HIPMI Gelar Munas Juni 2026, Usung Tema Sinergi Pengusaha Muda untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Dipublish oleh Tim Towa | 04 April 2026, 20:42 WIB

Bagikan:
X
HIPMI Gelar Munas Juni 2026, Usung Tema Sinergi Pengusaha Muda untuk Perkuat Ekonomi Nasional
(Foto: istimewa)

Towa News, Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2026 pada Juni mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Kewirausahaan Nasional. Forum strategis ini dirancang sebagai ajang konsolidasi terbesar pengusaha muda Indonesia sekaligus penentuan arah kepemimpinan organisasi ke depan.

Munas HIPMI 2026 mengusung tema "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional". Ribuan pengusaha muda dari seluruh daerah dijadwalkan hadir dalam forum tersebut.

Ketua Umum HIPMI, Akbar Buchari, menegaskan bahwa Munas kali ini bukan sekadar proses regenerasi kepemimpinan organisasi. Ia menyebut ajang ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi nasional, khususnya di tengah tekanan geopolitik global yang semakin kompleks.

"Di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan ekonomi dunia yang semakin kompleks, pengusaha muda Indonesia tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Justru saat inilah momentum untuk bersatu, berkolaborasi, dan menjadi kekuatan kolektif," ujar Akbar dalam konferensi pers jelang Munas, Minggu (5/4/2026).

Ia menambahkan, HIPMI mendorong pengusaha muda untuk mengambil peran lebih aktif, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda Asta Cita.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal HIPMI, Anggawira, menekankan pentingnya melahirkan pengusaha muda yang tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas. Ia menyebut HIPMI ingin menjadi "kawah candradimuka" bagi lahirnya wirausahawan yang kuat secara mental, profesional dalam tata kelola usaha, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat global.

"Keberhasilan Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tidak mungkin dicapai tanpa lahirnya lebih banyak pengusaha muda baru yang produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi," kata Anggawira.

Dari sisi penyelenggaraan, Ketua Steering Committee (SC) Munas HIPMI 2026, Tri Febrianto Damu, memastikan seluruh proses pemilihan akan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi secara transparan dan demokratis. Calon Ketua Umum disyaratkan memiliki rekam jejak kepengurusan di HIPMI, aktif sebagai pengusaha, mendapat dukungan dari Badan Pengurus Daerah (BPD), serta memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan.

Ketua Organizing Committee (OC), Arief Satria Kurniagung, mengungkapkan bahwa pihaknya berharap Presiden Republik Indonesia dapat hadir untuk membuka Munas. Menurutnya, kehadiran kepala negara akan mempertegas sinergi antara pemerintah dan pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

"Kehadiran Presiden akan menjadi penguatan sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda, sekaligus menegaskan bahwa UMKM dan kewirausahaan adalah fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," pungkas Arief.

HIPMI merupakan organisasi yang merepresentasikan mayoritas pelaku UMKM di Indonesia. Munas 2026 ini sekaligus akan menyelaraskan agenda organisasi dengan program prioritas pemerintah, mencakup hilirisasi industri, ketahanan pangan dan energi, digitalisasi UMKM, serta pengembangan ekonomi hijau.(red)

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video