Dipublish oleh Tim Towa | 11 November 2025, 12:03 WIB
Towa News, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Urusan Eropa Kroasia Gordan Grlić Radman di Jakarta, Minggu (10/11/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat hubungan kedua negara, terutama dalam perdagangan, investasi, serta kerja sama sosial-budaya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati untuk mendorong peningkatan nilai perdagangan yang tahun 2024 tercatat mencapai USD 144,8 juta. Target ambisius dicanangkan untuk menggandakan angka tersebut melalui penguatan kolaborasi bilateral dan implementasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).
"Kesepakatan I-EU CEPA akan berkontribusi pada perluasan dan diversifikasi perdagangan Indonesia–Kroasia, sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor energi, ekonomi digital, dan manufaktur," kata Menlu Sugiono seperti dikutip dari Kementerian Luar Negeri RI.
Kedua menteri juga mengidentifikasi sejumlah sektor potensial untuk dikembangkan, termasuk pangan, pertanian, dan hilirisasi industri sebagai bagian dari strategi memperluas kerja sama ekonomi bilateral.
Kolaborasi Pendidikan dan Tenaga Kerja
Di luar sektor ekonomi, Indonesia dan Kroasia sepakat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, sosial-budaya, dan ketenagakerjaan. Kedua negara melihat peluang besar untuk mengembangkan kolaborasi antar perguruan tinggi, khususnya dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Indonesia juga menyatakan kesediaannya mengirim tenaga kerja terampil ke Kroasia, khususnya untuk sektor perhotelan dan konstruksi.
Dukungan untuk Kawasan ASEAN dan Isu Global
Dalam pembahasan isu kawasan dan global, Indonesia memberikan apresiasi terhadap upaya Kroasia mendekatkan diri dengan ASEAN, termasuk rencana Kroasia untuk bergabung dalam Treaty of Amity and Cooperation (TAC).
Kedua menteri juga membahas komitmen bersama dalam mendukung stabilitas, keamanan, dan perdamaian dunia, termasuk situasi di Palestina.
Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Mufti Kroasia Dr. Aziz ef. Hasanović dijadwalkan bertemu dengan tokoh agama dan perwakilan pemerintah Indonesia pada 10-11 November 2025 untuk memperkuat dialog antaragama dan kerja sama di bidang halal.
Kunjungan kali ini diharapkan menjadi landasan bagi kemitraan strategis jangka panjang antara Indonesia dan Kroasia. Hubungan diplomatik kedua negara telah terjalin sejak 2 September 1992.
Sumber: Kementerian Luar Negeri RI
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan...
Towa News | 09 Maret 2026, 23.19 WIB
Pemerintah Targetkan 120 Juta Motor BBM Dikonversi ke...
Towa News | 09 Maret 2026, 22.54 WIB
Dari Video Viral ke Peresmian Jembatan: Yamisa Zebua...
Towa News | 09 Maret 2026, 22.27 WIB
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Serentak, Dibangun TNI dalam...
Towa News | 09 Maret 2026, 22.24 WIB
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman dan Rumah Komisioner Terkait...
Towa News | 09 Maret 2026, 12.18 WIB