Kecelakaan Turun 31%, DPR Apresiasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026

Dipublish oleh Tim Towa | 14 April 2026, 14:37 WIB

Bagikan:
X
Kecelakaan Turun 31%, DPR Apresiasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026
(dok.kementrian Perhubungan)

Towa News, Jakarta - Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 mencatat kemajuan signifikan di bidang keselamatan. Data dari Korlantas Polri menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas berkurang 6,31 persen, sementara jumlah korban jiwa (fatalitas) merosot hingga 31,19 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Capaian tersebut mendapat respons positif dari Komisi V DPR RI. Apresiasi itu disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) Evaluasi Pelaksanaan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Arus Mudik dan Balik Lebaran yang digelar di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyambut baik penilaian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti melakukan pembenahan.
"Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh catatan yang telah disampaikan, terutama dalam aspek keselamatan, peningkatan pelayanan, penguatan manajemen dan rekayasa lalu lintas, serta optimalisasi koordinasi dan sinergi yang kuat dengan DPR RI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder transportasi. Kami juga akan terus memastikan bahwa setiap kebijakan pada kepentingan masyarakat, dengan standar layanan yang semakin baik, responsif, dan berkeadilan, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan melalui layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat," ujar Menhub Dudy Purwagandhi dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Senin (13/4/2026).

Menhub Dudy menjelaskan, kesuksesan penyelenggaraan tahun ini didukung oleh sejumlah kebijakan lintas kementerian dan lembaga. Di antaranya pengaturan lalu lintas, pembatasan kendaraan angkutan barang, pembentukan posko terpadu, pelaksanaan ramp check, program mudik gratis, serta pemberian diskon tarif transportasi.

Dari sisi pergerakan penumpang, total yang menggunakan angkutan umum mencapai 23,73 juta orang atau meningkat 11,79 persen dibanding 2025. Pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh angkutan penyeberangan sebesar 17,05 persen, disusul angkutan jalan 14,95 persen, dan perkeretaapian antarkota 13,14 persen.

Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga dinilai efektif meredam kepadatan arus mudik. Puncak arus mudik berhasil dipangkas 17,94 persen, sedangkan puncak arus balik berkurang 10,57 persen.

Program Mudik Gratis turut mendapat sorotan. Sebanyak 78,57 persen peserta beralih dari kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, dan 92,86 persen peserta mengaku berhasil menghemat pengeluaran transportasi dalam jumlah besar.

Adapun Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan transportasi selama Lebaran 2026 berada di angka 82,15, masuk dalam kategori Baik.

Menhub Dudy optimistis kualitas penyelenggaraan angkutan Lebaran ke depan akan terus meningkat, dengan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan operasional transportasi nasional.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video