Putin Apresiasi Ucapan Selamat Paskah dari Prabowo, Sebut Bermakna dari Pemimpin Negara Muslim Terbesar

Dipublish oleh Tim Towa | 14 April 2026, 14:02 WIB

Bagikan:
X
Putin Apresiasi Ucapan Selamat Paskah dari Prabowo, Sebut Bermakna dari Pemimpin Negara Muslim Terbesar
(Foto: Muchlis Jr/BPMI Setpres)

Towa News, Moskow - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada Presiden Rusia Vladimir Putin beserta seluruh rakyat Rusia, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung selama lima jam di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026).

Ucapan tersebut disampaikan di tengah agenda pembahasan sejumlah isu strategis dan kerja sama antara kedua negara. Pihak Indonesia menegaskan bahwa sapaan itu merupakan wujud penghormatan terhadap tradisi serta perayaan keagamaan yang berlangsung di Rusia.

"Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan perayaan keagamaan di Rusia," kata Sekretaris Kabinet dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Putin menyambut hangat gestur tersebut dan menyatakan rasa apresiasinya secara mendalam. Ia secara khusus menekankan betapa bermaknanya ucapan itu karena datang dari kepala negara yang memimpin bangsa dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

"Presiden Putin menyambut baik dan sangat mengapresiasi Presiden Prabowo, serta merasa sangat senang mendengar ucapan selamat Hari Suci Paskah, karena terucap dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia," unjar Sekretaris Kabinet.

Dalam kesempatan yang sama, Putin juga menegaskan bahwa Rusia adalah negara multikonfesional yang menjunjung tinggi keberagaman agama. Ia menyebutkan bahwa berbagai hari raya keagamaan dirayakan bersama sebagai bagian dari identitas kebangsaan Rusia.

"Beliau menyampaikan bahwa Negara Rusia adalah negara multikonfesional, yang menganut agama-agama, tetapi tetap merayakan semua hari raya agama," imbuh Sekretaris Kabinet.

Pertemuan kedua pemimpin itu tak hanya mencakup pembahasan hubungan bilateral dan kerja sama di berbagai sektor strategis, tetapi juga mencerminkan nilai saling menghormati yang menjadi fondasi hubungan antarnegara. Momen pertukaran ucapan keagamaan tersebut dipandang sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Rusia, sekaligus bukti bahwa perbedaan latar belakang agama dapat menjadi jembatan, bukan hambatan, dalam menjalin hubungan antarbangsa.

Sumber berita: BPMI Setpres (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video