MEMUAT BERITA...

Nvidia Dikabarkan Siap Dukung Pendanaan Proyek Pusat Data AI OpenAI Senilai US$250 Miliar

Tim Redaksi - Towa News
Senin, 27 Juli 2026 10:38 WIB
Nvidia Dikabarkan Siap Dukung Pendanaan Proyek Pusat Data AI OpenAI Senilai US$250 Miliar
Ilustrasi Ini Dibuat Dengan AI

Towa News - Nvidia disebut tengah menjajaki skema dukungan finansial bagi OpenAI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala besar di Amerika Serikat. Nilai jaminan pendanaan yang sedang dibahas diperkirakan mencapai sekitar US$250 miliar, menjadikannya salah satu proyek infrastruktur AI terbesar yang pernah direncanakan.

Berdasarkan laporan yang pertama kali diungkap oleh The Wall Street Journal, Nvidia berencana memberikan jaminan kredit (credit guarantee) agar OpenAI memperoleh akses pembiayaan dengan bunga yang lebih kompetitif. Langkah tersebut dinilai dapat membantu perusahaan AI itu memperoleh pinjaman dalam jumlah besar meskipun belum memiliki peringkat kredit setara perusahaan investasi (investment grade).

Proyek tersebut dikabarkan akan berlokasi di negara bagian Ohio, Amerika Serikat, dengan kapasitas listrik mencapai sekitar 10 gigawatt. Jika terealisasi sepenuhnya, kompleks pusat data ini diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas komputasi AI terbesar di dunia dan membutuhkan investasi keseluruhan yang diperkirakan melampaui US$500 miliar.

Selain membahas skema jaminan pembiayaan, Nvidia juga dilaporkan sedang mengevaluasi mekanisme pendanaan tambahan untuk penyediaan chip AI yang akan digunakan dalam operasional pusat data tersebut. Nilai pembiayaan terpisah itu disebut dapat mencapai ratusan miliar dolar AS.

Pembangunan infrastruktur berskala besar ini merupakan bagian dari upaya OpenAI untuk memperkuat kapasitas komputasinya sendiri. Selama beberapa tahun terakhir, kebutuhan daya komputasi AI meningkat tajam seiring berkembangnya model bahasa besar (Large Language Models) dan layanan AI generatif yang digunakan jutaan pengguna di seluruh dunia.

Analis industri menilai keterlibatan Nvidia bukan hanya sebagai pemasok chip AI, tetapi juga sebagai pendukung pembiayaan, menunjukkan perubahan strategi perusahaan teknologi dalam mempercepat pembangunan ekosistem AI. Model pendanaan semacam ini dinilai dapat mempercepat realisasi proyek-proyek komputasi berskala besar yang membutuhkan investasi sangat tinggi.

Apabila kesepakatan tersebut berhasil diwujudkan, OpenAI diperkirakan akan semakin mengurangi ketergantungannya terhadap penyedia layanan cloud eksternal dengan mengoperasikan infrastruktur komputasi miliknya sendiri dalam beberapa tahun mendatang. Fasilitas ini juga diproyeksikan mulai beroperasi secara bertahap pada akhir dekade ini.

Hingga saat ini, baik Nvidia maupun OpenAI belum memberikan pernyataan resmi mengenai rincian pembahasan tersebut. Informasi yang beredar masih berasal dari laporan media yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui proses negosiasi.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi