Dipublish oleh Tim Towa | 19 Januari 2026, 21:36 WIB
Towa News, Jakarta - Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik pada Sabtu (17/1/2026) di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam momentum yang sama, partai baru ini langsung mengusung Presiden Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk kontestasi 2029.
Ahmad Rofiq yang menjabat sebagai Ketua Umum menegaskan komitmen partainya dalam pembangunan nasional. "Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab sejarah, saya nyatakan partai gema bangsa resmi berdiri, resmi berjuang dan siap menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia," seperti dilansir Kompas.com.
Deklarasi yang dibacakan Sekretaris Jenderal Muhammad Sopiyan itu dihadiri sejumlah tokoh politik, termasuk mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Ketua Partai Rakyat Muhammad Nazaruddin, serta perwakilan dari NasDem, Demokrat, PKS, Hanura, dan Partai Bulan Bintang, sebagaimana dilaporkan Kompas.id.
Dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat, Ahmad Rofiq didampingi Mayjen TNI (Purn) Andogo Wiradi sebagai Ketua Dewan Pembina. Mantan Komandan Kodam I/Bukit Barisan ini pernah menjabat Koordinator Staf Ahli Panglima TNI dan Deputi V di Kantor Staf Presiden ketika Luhut Binsar Pandjaitan menjabat Kepala Staf Kepresidenan, menurut laporan KabarBaik.co.
Dukungan untuk Dua Periode Kepemimpinan
Sopiyan menyatakan secara tegas bahwa partainya mengusung Prabowo untuk memimpin Indonesia hingga 2029. "Partai Gema Bangsa mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam pemilu tahun 2029," ujar Sopiyan seperti diberitakan JPNN.com.
Ahmad Rofiq menilai sosok Prabowo merupakan pemimpin langka yang layak melanjutkan kepemimpinannya. "Partai Gema Bangsa juga mendukung Bapak Prabowo Subianto maju kembali untuk Pilpres di 2029. Rasa-rasanya langka mencari calon pemimpin seperti apa yang dimiliki oleh Pak Prabowo hari ini," kata Rofiq seperti dikutip Tempo.co.
Menurutnya, kepemimpinan satu periode tidak cukup untuk membangun Indonesia yang kompleks. "Enggak realistis kalau hanya satu periode. Dua periode itu syarat minimal seseorang pemimpin itu bisa teruji," ujar Rofiq dalam laporan Kompas.com.
Rofiq memuji ketegasan Prabowo dalam memberantas korupsi. "Begitu kerasnya melawan korupsi. Tidak pandang bulu apa pun disikat. Banyak sekali para koruptor-koruptor itu lari ke luar negeri karena ancaman-ancamannya. Kita tidak pernah mendapati presiden-presiden sebelumnya yang segalak seperti Pak Prabowo," papar dia.
Partai Gema Bangsa juga mengusulkan agar Prabowo Subianto mendapat penghargaan Nobel Perdamaian dari Komite Nobel Norwegia atas perannya dalam mendorong kemerdekaan Palestina.
Menariknya, meskipun mendukung Prabowo untuk 2029, Partai Gema Bangsa menilai presiden tidak harus berpasangan kembali dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Sari Yuliati, Politikus Asal NTB Resmi Jabat Wakil...
Towa News | 27 Januari 2026, 15.09 WIB
Gerindra Raih Penghargaan KIP Sebagai Partai Informatif 2025
Towa News | 15 Desember 2025, 20.02 WIB
Gerindra Bantu Bersihkan SD Negeri Yang Tertimbun, Siapkan...
Towa News | 07 Desember 2025, 17.42 WIB
Golkar: Adies Kadir Kembali Jabat Wakil Ketua DPR...
Towa News | 06 November 2025, 13.51 WIB
PSI angkat Jumawardi sebagai ketua PSI adalah sosok...
Towa News | 03 November 2025, 14.30 WIB