Pertamax Rp16.250, Tapi BBM Indonesia Tetap Murah Dibanding Negara Tetangga

Tim Towa - Towa News
Kamis, 11 Juni 2026 12:33 WIB
Pertamax Rp16.250, Tapi BBM Indonesia Tetap Murah Dibanding Negara Tetangga
Ilustrasi BBM Indonesia (dok.Pertamina Retail)

Towa News, Jakarta - Kenaikan harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong sejumlah negara di Asia Tenggara menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Meski demikian, Indonesia masih tercatat sebagai salah satu negara dengan harga BBM paling rendah di kawasan.

PT Pertamina (Persero) telah melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi per 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Adapun Pertamax Turbo (RON 98) tetap dijual Rp20.750 per liter.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak berubah. Pertalite (RON 90) tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Berdasarkan data Global Petrol Prices per 8 Juni 2026 yang dikutip CNBC Indonesia, berikut perbandingan harga BBM di sejumlah negara ASEAN:

Negara Jenis Bensin RON Harga Bensin (Rp/Liter) Harga Diesel (Rp/Liter)
Indonesia Pertalite 90 10.000 6.800 (Biosolar)
Indonesia Pertamax 92 16.250 -
Indonesia Pertamax Green 95 17.000 -
Indonesia Pertamax Turbo 98 20.750 -
Malaysia Bensin 95 16.448 20.650
Filipina Bensin 95 22.158 22.248
Myanmar Bensin 92 25.085 24.259
Kamboja Bensin 95 27.761 22.607
Thailand Bensin 95 28.910 22.015
Laos Bensin 95 31.945 38.840
Singapura Bensin 95-98 42.971 54.301

Dari tabel tersebut, Pertalite dengan RON 90 masih menjadi BBM bensin termurah di kawasan dengan harga Rp10.000 per liter. Untuk kategori BBM non-subsidi, Pertamax (RON 92) juga masih lebih murah dibandingkan harga bensin di Malaysia yang mencapai Rp16.448 per liter.

Singapura menjadi negara dengan harga BBM tertinggi di ASEAN. Harga bensin di negara tersebut mencapai Rp42.971 per liter, sementara diesel menyentuh Rp54.301 per liter. Di sisi lain, Laos juga mencatat harga bensin dan diesel yang relatif tinggi, masing-masing Rp31.945 per liter dan Rp38.840 per liter.

Filipina, Thailand, Myanmar, dan Kamboja berada di kelompok menengah dengan harga bensin berkisar antara Rp22.158 hingga Rp28.910 per liter.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa meskipun terjadi penyesuaian harga BBM non-subsidi di Indonesia, harga BBM nasional masih relatif kompetitif dan termasuk yang paling rendah dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Sumber: CNBC Indonesia, Global Petrol Prices

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi