Airlangga: Rusia Tetap Jadi Mitra Strategis, Perdagangan RI Tembus Rp89,4 Triliun

Tim Towa - Towa News
Selasa, 30 Juni 2026 11:40 WIB
Airlangga: Rusia Tetap Jadi Mitra Strategis, Perdagangan RI Tembus Rp89,4 Triliun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (dok. ekon.go.id)

Towa News, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penguatan kerja sama bilateral dengan berbagai negara, termasuk Rusia, tetap menjadi salah satu agenda utama dalam memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam perayaan Hari Nasional Rusia yang berlangsung di Jakarta, Senin (29/6) malam.

"Penguatan kerja sama bilateral menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai negara, termasuk dengan Rusia yang telah menjadi satu mitra strategis Indonesia selama 76 tahun hubungan diplomatik," kata Airlangga Hartarto seperti dikutip dari ANTARA, Senin (29/6).

Dalam sambutannya, Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia dan Rusia telah membangun hubungan yang kuat dan menyeluruh di berbagai sektor. Kerja sama itu meliputi dialog politik, ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pertahanan, pendidikan, riset dan teknologi, hingga bidang kebudayaan.

Nilai Perdagangan Capai Rp89,4 Triliun

Dari sisi ekonomi, Airlangga mengungkapkan bahwa hubungan dagang kedua negara terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, nilai perdagangan bilateral Indonesia–Rusia tercatat mencapai sekitar 5 miliar dolar AS, atau setara Rp89,4 triliun.

Selain perdagangan, sektor pariwisata juga mengalami peningkatan signifikan. Jumlah wisatawan asal Rusia yang berkunjung ke Indonesia terus bertambah, seiring dibukanya rute penerbangan langsung Moskow–Denpasar.

"Selama lebih dari tujuh dekade, kemitraan kita terus berkembang berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Fondasi kokoh yang telah dibangun oleh para pendahulu kita terus dipertahankan lintas generasi kepemimpinan dan hingga kini tetap menjadi landasan yang mengawal kerja sama kita," ujar Airlangga Hartarto.

Tindak Lanjut Kunjungan ke Kazan

Airlangga juga menyebut bahwa upaya mempererat hubungan kedua negara sebelumnya telah ditindaklanjuti melalui kunjungan kerja ke Kazan, Rusia, pada Mei lalu. Menurutnya, kerja sama kelembagaan yang solid serta keterlibatan aktif pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci keberlanjutan kemitraan ekonomi kedua negara.

"Kedua negara meyakini bahwa kerja sama kelembagaan yang kuat, didukung keterlibatan aktif antara pemerintah dan dunia usaha akan terus menjadi landasan bagi kemitraan ekonomi Indonesia dan Rusia," katanya.

Perayaan Hari Nasional Rusia yang diperingati setiap 12 Juni tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Indonesia, di antaranya Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin. Acara tersebut juga dihadiri perwakilan diplomatik dari beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Iran, dan Turki.

Sumber: Antara

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi