Dipublish oleh Admin | 16 Maret 2025, 14:19 WIB
Towa News, Jakarta - Polemik pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 terus menjadi sorotan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi II meminta agar proses pengangkatan CASN dipercepat mengingat banyaknya keluhan dari para calon ASN yang sudah lama menunggu kejelasan status.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, merespons permintaan tersebut dengan menjanjikan akan membahas masalah ini pada minggu depan. Dalam pernyataannya, Dasco mengatakan bahwa DPR memahami keresahan para CASN dan akan segera menindaklanjuti permasalahan ini melalui rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Kami memahami keresahan para CASN 2024 yang sudah lama menunggu pengangkatan. DPR akan segera mengagendakan pembahasan mengenai hal ini pada minggu depan," ujar Dasco.
Polemik ini muncul setelah terjadi keterlambatan dalam proses pengangkatan CASN 2024, padahal banyak di antara mereka yang sudah melewati berbagai tahapan seleksi dan hanya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan.
Komisi II DPR RI yang membidangi urusan pemerintahan dalam negeri dan aparatur negara, menegaskan bahwa keterlambatan ini berdampak pada nasib ribuan CASN di seluruh Indonesia. Mereka mendesak pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk segera menyelesaikan proses administrasi pengangkatan tersebut.
Sementara itu, perwakilan CASN 2024 menyampaikan harapan agar pemerintah dan DPR bisa memberikan kepastian hukum terhadap status mereka, mengingat banyak yang sudah menunggu berbulan-bulan dan meninggalkan pekerjaan sebelumnya demi mengikuti seleksi CASN.
Hingga berita ini ditulis, KemenPAN-RB belum memberikan pernyataan resmi mengenai kapan secara pasti pengangkatan CASN 2024 akan dilaksanakan. Masyarakat, khususnya para CASN 2024, menunggu hasil dari pembahasan yang dijanjikan akan dilakukan pada minggu depan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Iran Ancam Serang Kota-kota di Eropa jika Negara-negara...
Towa News | 05 Maret 2026, 10.42 WIB
Yusril: Stabilitas Pemerintahan Ditentukan Kompromi Politik, Bukan Ambang...
Towa News | 04 Maret 2026, 12.37 WIB
Produksi Beras Januari 2026 Tumbuh 38,56 Persen, Capai...
Towa News | 03 Maret 2026, 11.22 WIB
Kejagung Sita Puluhan Aset Tanah dan Pabrik Sawit...
Towa News | 03 Maret 2026, 10.59 WIB
WNI di Timur Tengah Diminta Waspada, Kemlu RI...
Towa News | 01 Maret 2026, 21.17 WIB