Dipublish oleh Tim Towa | 06 Februari 2026, 13:40 WIB
Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menandatangani Traktat Keamanan Bersama (Treaty on Common Security) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Penandatanganan traktat ini menandai babak baru hubungan strategis Indonesia-Australia.
Traktat bersejarah tersebut diteken dalam kunjungan kerja PM Albanese ke Jakarta sebagai wujud penguatan hubungan bilateral kedua negara di kawasan Indo-Pasifik. Kesepakatan ini menjadi komitmen bersama Jakarta dan Canberra dalam mempererat kerja sama pertahanan dan keamanan.
Melalui traktat ini, Indonesia dan Australia bertekad menciptakan kawasan yang lebih aman melalui kolaborasi strategis di bidang keamanan. Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret membangun stabilitas regional yang berkelanjutan.
Tak hanya soal pertahanan, Prabowo dan Albanese juga menyepakati kerja sama ekonomi baru. Kesepakatan ekonomi tersebut diarahkan untuk meningkatkan perdagangan, menarik investasi, serta menciptakan lapangan kerja di kedua negara.
Dengan kemitraan yang semakin erat, Indonesia dan Australia berkomitmen membangun kawasan Indo-Pasifik yang lebih kuat, aman, dan damai untuk masa depan bersama.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Prabowo Ratifikasi ILO 188, Menteri P2MI: Perlindungan Nyata...
Towa News | 01 Mei 2026, 17.07 WIB
Prabowo Tetapkan Potongan Aplikator Ojol di Bawah 10...
Towa News | 01 Mei 2026, 17.02 WIB
Prabowo Teken Keppres Satgas Mitigasi PHK di Hari...
Towa News | 01 Mei 2026, 16.58 WIB
Ribuan Buruh Padati Monas di Hari Buruh 2026,...
Towa News | 01 Mei 2026, 16.54 WIB
Prabowo Kumpulkan 1.500 Dansat TNI di Unhan Bogor,...
Towa News | 30 April 2026, 22.03 WIB