Prabowo Perintahkan Bangun Pagar 138 Km di Way Kambas untuk Akhiri Konflik Gajah 43 Tahun

Dipublish oleh Tim Towa | 27 Maret 2026, 15:39 WIB

Bagikan:
X
Prabowo Perintahkan Bangun Pagar 138 Km di Way Kambas untuk Akhiri Konflik Gajah 43 Tahun
Ilustrasi pagar gajah (Dok.towa)

Towa News, Lampung Timur - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembangunan pagar pembatas sepanjang 138 kilometer di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, guna mengakhiri konflik antara gajah Sumatera dan manusia yang telah berlangsung selama 43 tahun. Keputusan tersebut disampaikan oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, dalam Forum Rembuk Taman Nasional Way Kambas pada Kamis (26/3/2026).

Menurut Raja Juli Antoni, Presiden Prabowo menolak usulan awal pembangunan pembatas sepanjang 11 kilometer karena dianggap tidak akan mampu menyelesaikan persoalan yang telah menelan korban jiwa, merusak lahan pertanian warga, dan menghambat pertumbuhan ekonomi desa selama puluhan tahun.

"Kalau hanya 11 kilometer, konflik tidak akan selesai. Ini masalah yang sudah terjadi selama 43 tahun, menimbulkan korban jiwa, merusak lahan pertanian, dan menghambat pertumbuhan ekonomi desa." Ujar Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan Republik Indonesia.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa usulan pembangunan pembatas tersebut berawal dari aspirasi pemerintah daerah bersama masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah pusat pada November 2025. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti langsung oleh Presiden dengan memperluas skala pembangunan secara signifikan.

Konflik antara gajah Sumatera dan pemukiman warga di sekitar TNWK telah berlangsung sejak dekade 1980-an. Kawanan gajah yang keluar dari zona konservasi kerap memasuki ladang dan permukiman, mengakibatkan kerugian materiil bagi petani sekaligus ancaman keselamatan bagi warga maupun satwa itu sendiri. Pembangunan pagar pembatas skala penuh ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang melindungi kedua pihak sekaligus mendukung upaya pelestarian gajah Sumatera yang berstatus kritis terancam punah.

Forum Rembuk Taman Nasional Way Kambas dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, serta Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video