Dipublish oleh Tim Towa | 05 Februari 2026, 14:26 WIB
Towa News, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi padi Indonesia tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam rilis resmi yang dikeluarkan pada Minggu (2/2/2026), BPS mencatat produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 60,21 juta ton, naik 13,29 persen atau bertambah 7,06 juta ton dibanding tahun 2024 yang tercatat 53,14 juta ton GKG.
Kenaikan produksi ini sejalan dengan meningkatnya luas panen padi nasional yang mencapai 11,32 juta hektare pada 2025. Angka tersebut meningkat 12,69 persen atau seluas 1,27 juta hektare dibandingkan luas panen tahun 2024 sebesar 10,05 juta hektare.
BPS juga mencatat produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada 2025 mencapai 71,95 juta ton, naik 13,29 persen atau 8,44 juta ton dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 63,51 juta ton GKP.

Sumber: Badan Pusat Statistik
Sementara itu, produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk tahun 2025 tercatat sebanyak 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen atau 4,07 juta ton dari produksi tahun 2024 yang sebesar 30,62 juta ton.
Peningkatan produksi padi nasional ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia dan mengurangi ketergantungan impor beras.
Sumber: Badan Pusat Statistik
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Mensos Gus Ipul Ajak Camat dan Kades di...
Towa News | 06 Februari 2026, 14.11 WIB
Prabowo-PM Australia Bahas Kerja Sama Pertanian hingga Hilirisasi...
Towa News | 06 Februari 2026, 14.00 WIB
Prabowo Dorong Perluasan Sertifikasi Profesi Indonesia-Australia
Towa News | 06 Februari 2026, 13.54 WIB
Prabowo dan PM Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama
Towa News | 06 Februari 2026, 13.40 WIB
Prabowo Lantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan
Towa News | 05 Februari 2026, 18.48 WIB