PSI Sebut Jokowi Minta Kader dan Simpatisan Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Sampai Dua Periode

Tim Towa - Towa News
Jumat, 19 Juni 2026 16:27 WIB
PSI Sebut Jokowi Minta Kader dan Simpatisan Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Sampai Dua Periode
(dok.puspen TNI)

Towa News, Jakarta - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo meminta partainya beserta para simpatisan untuk turut mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bahkan hingga dua periode mendatang.

Permintaan tersebut disampaikan Jokowi saat bertemu dengan Bestari di Solo, Kamis (18/6/2026) pagi. Bestari menyampaikan hal ini kepada wartawan keesokan harinya, Jumat (19/6/2026).

“Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja,” kata Ketua DPP PSI Bestari Barus seperti dikutip dari detikNews, Jumat (19/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan terhadap spekulasi yang berkembang mengenai adanya dualisme kepemimpinan atau istilah “dua matahari” dalam pemerintahan saat ini.

Selain meminta dukungan jangka panjang, Bestari menyebut Jokowi juga berpesan agar PSI menjaga keharmonisan di internal pendukung pemerintah dan tidak terpecah dalam memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

“Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di manapun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi,” ujar Ketua DPP PSI Bestari Barus dalam laporan detikNews.

Dalam kesempatan yang sama, Bestari turut menanggapi kunjungan putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo, ke kediaman Jokowi di Solo. Ia menilai kehadiran Didit mencerminkan kedekatan personal yang tetap terjaga antara Prabowo dan Jokowi.

“Artinya, Mas Didit ini melihat bahwa orang tuanya, Pak Presiden Prabowo dengan Pak Jokowi ini hubungan sangat baik sehingga kehadiran di situ sebagai penanda saja bahwa adab itu, adab pergaulan kepada yang lebih tua, apalagi kawan karib dari ayahandanya sangat dijunjung tinggi oleh Mas Didit. Luar biasa gitu loh,” kata Bestari Barus.

Ia menambahkan, sikap Didit yang menyempatkan diri menemui Jokowi saat berada di Solo menunjukkan kematangan serta penghormatan terhadap generasi yang lebih senior.

“Ya, saya kira Mas Didit seorang pemuda yang matang, ya. Dan sangat menjaga adab, pergaulan terhadap yang tua-an, gitu ya sehingga ada di Solo pun beliau menyempatkan mampir ke Pak Jokowi,” ujar Bestari Barus.

Menurut Bestari, hubungan baik antara Prabowo dan Jokowi yang terus terjalin turut berperan dalam menjaga stabilitas politik pemerintahan yang baru berjalan.

“Dan saya yakin ini adalah buah dari pemahaman beliau yang ajek juga terhadap hubungan yang baik antara Pak Prabowo ayahanda beliau, dengan Pak Jokowi. Jadi silaturahmi kan bikin panjang umur gitu. Saya kira saya salut juga dengan Mas Didit ini,” imbuh Ketua DPP PSI Bestari Barus seperti dikutip dari detikNews, Jumat (19/6/2026).

Dengan pernyataan tersebut, PSI menegaskan posisinya sebagai pihak yang akan terus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, sekaligus menempatkan Jokowi sebagai figur yang berperan menjaga soliditas dukungan politik terhadap pemerintahan saat ini.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi