1.415 Jamaah Umrah NTB Dipastikan Aman di Arab Saudi di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Dipublish oleh Tim Towa | 03 Maret 2026, 10:48 WIB

Bagikan:
X
1.415 Jamaah Umrah NTB Dipastikan Aman di Arab Saudi di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Ilustrasi Umrah

Towa News, Mataram - Sebanyak 1.415 jamaah umrah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang saat ini masih berada di Arab Saudi dinyatakan dalam kondisi aman. Kepastian ini disampaikan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj NTB, Lalu Muhammad Amin, menyebutkan bahwa dari total jamaah yang masih berada di Tanah Suci, sebanyak 43 orang telah terjadwal untuk kembali ke Indonesia pada Senin (2/3).

"Hingga hari ini ada 1.415 orang, dan yang terjadwal pulang pada Senin (2/3) sebanyak 43 orang," kata Lalu Muhammad Amin, Selasa (3/3).

Amin menegaskan pihaknya terus memperbarui data dan informasi terkait pergerakan jamaah, baik yang akan berangkat maupun yang akan kembali ke tanah air. Ia juga memastikan seluruh jamaah akan pulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami selalu memperbarui data dan informasi terkait jamaah yang akan berangkat maupun yang akan kembali. Insya Allah, selama penerbangan dilakukan secara langsung (direct), tidak akan tertahan di sana," ujar Amin.

Terkait kondisi penerbangan, Amin menyampaikan bahwa situasi di Bandara Jeddah saat ini masih berlangsung normal. Meski belum dapat memastikan seluruh jamaah NTB menggunakan penerbangan langsung dari Jakarta ke Jeddah, ia memastikan tidak ada jamaah yang diberangkatkan melalui jalur-jalur yang berada di wilayah konflik.

"Penerbangan dari Jeddah ke Jakarta, jika dilakukan secara langsung tidak ada masalah. Kecuali beberapa negara tetangga di Timur Tengah yang memang menutup bandaranya," jelasnya seperti.

Untuk jamaah yang menggunakan rute transit, Amin menyebut penjadwalan ulang akan ditangani langsung oleh pihak maskapai. Kemenhaj NTB juga telah menjalin koordinasi dengan Kantor Urusan Haji dan Umrah (KUH) di Jeddah serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi guna memantau jadwal kepulangan para jamaah.

Di sisi lain, Amin meminta seluruh jamaah NTB yang masih berada di Arab Saudi untuk tidak panik dan tetap tenang. Ia mengimbau jamaah agar terus berkomunikasi dengan pihak Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau biro perjalanan masing-masing.

"Kami mengimbau untuk tetap tenang dan terus berkomunikasi sesuai situasi dan kondisi. Komunikasi dapat dilakukan dengan PPUI atau pihak travel yang memberangkatkan. Selanjutnya, mereka akan berkoordinasi dengan pihak maskapai dan KUH di Arab Saudi," ucap Amin, Selasa (3/3).

Mengenai kemungkinan penundaan pelaksanaan ibadah umrah, Kemenhaj NTB menyatakan masih terus melakukan koordinasi dengan Kemenhaj pusat serta otoritas terkait di Arab Saudi.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video