Dipublish oleh Admin | 22 Juli 2025, 11:04 WIB
Towa News, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan adanya investasi baru senilai Rp100 triliun yang akan direalisasikan pada November 2025. Investasi ini difokuskan pada hilirisasi nikel menjadi baterai sel (cell battery) sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
"Nanti bulan November ada investasi Rp100 triliun. Sekarang kita akan membangun lagi dari China dan Korea, itu sekitar US$8 miliar yang juga menjadi salah satu yang terbesar dalam mengolah bahan baku nikel hingga menjadi cell battery. Bahkan Presiden Prabowo meminta hingga menjadi mobil listrik," jelas Bahlil dalam keterangan pers yang dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, Selasa (22/7/2025).
Bahlil menegaskan bahwa hilirisasi bukan hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.
"Jangan lagi mengirim bahan mentah, nilai tambahnya di luar, kita cuman main ekspor material bahan baku. Kalau seperti itu apa bedanya kita dengan zaman VOC. VOC itu 390 tahun mengirim bahan baku yang membuat negara-negara lain candu terhadap sumber daya kita," tegasnya.
Ia menyatakan bahwa selama ini negara lain bergantung pada bahan baku Indonesia untuk kebutuhan industri mereka. Oleh karena itu, Indonesia harus sepenuhnya mengolah sumber daya alam menjadi produk jadi di dalam negeri.
Sebagai contoh, Bahlil mengungkapkan bahwa ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia dengan investasi mencapai US$20 miliar telah menjadikan Indonesia produsen baterai terbesar kedua di dunia setelah China.
Program hilirisasi ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kendaraan listrik global, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Realisasi APBN 2025 Tunjukkan Kinerja Solid, Defisit Terkendali...
Towa News | 09 Januari 2026, 08.50 WIB
IHSG Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Level...
Towa News | 08 Januari 2026, 14.05 WIB
Pemerintah Tetapkan Target Penerimaan Pajak Rp 2.693 Triliun...
Towa News | 08 Januari 2026, 09.12 WIB
Mentan Amran Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk yang...
Towa News | 07 Januari 2026, 14.03 WIB
KFC dan Pizza Hut Merger Rp14,7 Triliun, Terus...
Towa News | 02 Januari 2026, 09.55 WIB