Banjir Jakarta: 126 RT Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Dipublish oleh Tim Towa | 23 Januari 2026, 23:52 WIB

Bagikan:
X
Banjir Jakarta: 126 RT Terendam, Ribuan Warga Mengungsi
Ilustarsi Banjir ( dok.istimewa)

Towa News, Jakarta - Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) mengakibatkan banjir di 126 RT dan genangan di 18 ruas jalan hingga Jumat sore pukul 18.00 WIB. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat Jakarta Barat menjadi wilayah paling parah dengan 47 RT terendam. Disusul Jakarta Selatan 40 RT, Jakarta Timur 32 RT, dan Jakarta Utara 7 RT.

Wilayah Terparah

Di Jakarta Barat, Kelurahan Kedaung Kali Angke tercatat sebagai lokasi dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 8 RT dengan ketinggian air mencapai 80 cm. Sementara di Kelurahan Rawa Buaya dan Duri Kosambi, genangan mencapai 50-120 cm akibat intensitas hujan tinggi dan luapan Kali Angke.

Jakarta Selatan mencatat 26 RT di Kelurahan Petogogan terendam setinggi 30 cm karena luapan Kali Krukut. Di Jakarta Timur, sebanyak 9 RT di Kelurahan Cipinang Melayu tergenang 20-50 cm akibat luapan Kali PHB Sulaiman.

Ribuan Pengungsi

Data BPBD menunjukkan ratusan kepala keluarga mengungsi ke berbagai lokasi. Di Jakarta Barat, Masjid Baitul Rahman menampung 45 KK atau 177 jiwa dari Kelurahan Rawa Buaya, menjadi lokasi pengungsian terbesar.

Di Jakarta Timur, Masjid At Taubah di Kelurahan Halim Perdana Kusuma menampung 30 KK (120 jiwa), sementara Aula Kantor Kelurahan setempat menampung 22 KK (89 jiwa).

Sementara itu, Jakarta Pusat mencatat sejumlah pengungsi di Kelurahan Karet Tengsin yang tersebar di RPTRA Segas, RPTRA Intiland, Aula Masjid Muhajirin, PAUD Nusantara, dan Pos RW 02.

Jalan Tergenang

Sebanyak 18 ruas jalan dilaporkan tergenang dengan ketinggian bervariasi. Jalan Kebon Pala II RW 04 di Jakarta Timur tercatat paling tinggi dengan genangan 75 cm. Sedangkan Jalan Strategi Raya di Kelurahan Joglo, Jakarta Barat, terendam 55 cm.

Beberapa jalan utama yang terdampak antara lain Jalan Daan Mogot KM 13 di Cengkareng Timur (30 cm), Jalan Pulo Raya IV di Petogogan (50 cm), dan akses depan RS Soeharto Heerdjan di Jelambar (20 cm).

Penanganan dan Imbauan

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk penyedotan air serta memastikan saluran drainase berfungsi optimal.

Pihak berwenang juga telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu singkat.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam tanpa biaya.

Hingga Jumat sore, tercatat 10 kelurahan yang sebelumnya tergenang telah surut, termasuk Kuningan Barat (8 RT), Pela Mampang (9 RT), dan Kampung Melayu (6 RT). Dua ruas jalan di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat juga dilaporkan sudah dapat dilalui kendaraan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video