Dipublish oleh Tim Towa | 11 Maret 2026, 13:56 WIB
Towa News, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menangguhkan operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di enam provinsi wilayah II Pulau Jawa. Penangguhan ini diambil menyusul hasil evaluasi yang menemukan sejumlah unit belum memenuhi standar operasional dan kelengkapan infrastruktur yang dipersyaratkan.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pembenahan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar seluruh fasilitas beroperasi sesuai standar kesehatan dan sanitasi yang berlaku.
"Ada 1.512 SPPG kita hentikan sementara operasionalnya, ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta persyaratan sarana dan prasarana di sejumlah SPPG," kata Dony, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan data evaluasi BGN, ribuan SPPG yang ditangguhkan tersebar di enam provinsi dengan sebaran sebagai berikut: Jawa Timur menjadi yang terbanyak dengan 788 unit, disusul Jawa Barat 350 unit, DI Yogyakarta 208 unit, Banten 62 unit, Jawa Tengah 54 unit, dan DKI Jakarta 50 unit.
Ribuan Unit Belum Kantongi Sertifikat Sanitasi
Dari hasil penelusuran, permasalahan terbesar yang ditemukan adalah minimnya kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Tercatat sebanyak 1.043 SPPG belum mendaftarkan sertifikat tersebut ke otoritas terkait.
Selain itu, BGN menemukan 443 unit belum dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar. Permasalahan lain menyangkut ketersediaan tempat tinggal bagi kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang tercatat belum tersedia di 175 unit, dengan rincian terbanyak di Yogyakarta sebanyak 86 unit, Banten 36 unit, Jawa Timur 19 unit, Jawa Barat 24 unit, dan Jawa Tengah 10 unit.
BGN memastikan akan memberikan pendampingan dan verifikasi kepada seluruh unit yang terdampak agar proses pemenuhan persyaratan dapat diselesaikan secepatnya.
"Operasional SPPG yang dihentikan sementara akan dibuka kembali secara bertahap setelah seluruh persyaratan operasional dan standar yang ditetapkan telah dipenuhi," ujar Dony
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Produksi Sawit RI Naik ke 56 Juta Ton...
Towa News | 11 Maret 2026, 14.42 WIB
Kementerian PKP Gandeng Swasta dan Perbankan Percepat Penyediaan...
Towa News | 11 Maret 2026, 14.32 WIB
Kemlu Evakuasi 32 WNI dari Iran Akibat Konflik...
Towa News | 11 Maret 2026, 14.13 WIB
Menlu RI Terima Dubes Negara Teluk dan Yordania,...
Towa News | 11 Maret 2026, 14.07 WIB
Diskon Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2026 Capai 18%,...
Towa News | 11 Maret 2026, 12.57 WIB