BNPB dan Pemda Kerahkan Alat Berat Perbaiki 555 Titik Jalan Rusak Akibat Banjir

Dipublish oleh Tim Towa | 04 Desember 2025, 14:01 WIB

Bagikan:
X
BNPB dan Pemda Kerahkan Alat Berat Perbaiki 555 Titik Jalan Rusak Akibat Banjir
(foto:BNPB)

Towa News, Padang - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah mengerahkan puluhan alat berat untuk memperbaiki ratusan titik jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat. Kerusakan infrastruktur ini menghambat distribusi bantuan kepada korban bencana.

Data BNPB hingga Rabu (3/12/2025) mencatat total 555 titik jalan mengalami kerusakan, terdiri dari 321 titik di jalan kabupaten/kota, 172 titik di jalan provinsi, dan 62 titik di jalan nasional. Sebanyak 25 unit alat berat telah dikerahkan khusus untuk menangani kerusakan jalan nasional yang tersebar di Kabupaten Solok, Agam, dan Tanah Datar.

"Perbaikan akses jalan menjadi prioritas agar bantuan dapat segera sampai ke warga terdampak," ujar petugas BNPB di lokasi, seperti dilaporkan dalam keterangan resmi.

Balai Pelaksana Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum menangani perbaikan jalan nasional, sementara Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar menangani jalan provinsi. Pembersihan material longsor dilakukan di sejumlah wilayah termasuk Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Solok, dan Pasaman.

Salah satu lokasi terdampak parah adalah Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Akses di wilayah tersebut masih terputus akibat timbunan material lumpur, batu, dan kayu. "Kami terus berupaya membersihkan material agar akses dapat dilalui kembali," kata petugas lapangan yang terlibat dalam proses normalisasi sungai.

Selain perbaikan jalan, BNPB juga membutuhkan 22 unit jembatan darurat bailey untuk dipasang di delapan wilayah, yakni Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang, dan Tanah Datar.

Distribusi Bantuan Lewat Udara

Untuk wilayah yang masih terisolir, BNPB bersama Basarnas dan TNI melanjutkan pengiriman bantuan melalui jalur udara. Hingga Rabu (3/12) pukul 18.00 WIB, sebanyak 6,5 ton bantuan pangan dan nonpangan berhasil didistribusikan ke Padang Pariaman, Agam, Solok, dan Pesisir Selatan.

Rincian bantuan udara hari ini meliputi Kabupaten Agam 4,1 ton, Padang Pariaman 843 kg, Solok 808 kg, Kota Pariaman 430 kg, dan Pesisir Selatan 250 kg. Bantuan berupa sembako, biskuit, air mineral, makanan bayi, susu kemasan, obat-obatan, pembalut, pakaian, dan kasur lipat.

Menurut data BNPB, total bantuan yang telah didistribusikan melalui transportasi udara sejak 28 November hingga 3 Desember 2025 mencapai 18 ton. BNPB dan pemerintah daerah masih mengidentifikasi titik-titik terisolir di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Agam untuk memastikan seluruh korban mendapat bantuan.

"Dengan perbaikan akses jalan nasional dan provinsi, kami berharap distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif," ungkap sumber BNPB.

Sumber: BNPB

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video