BNPB Serahkan 104 Hunian Tetap Lengkap Perabot di Aceh Utara, Termasuk Masjid dan Balai Pertemuan

Dipublish oleh Tim Towa | 16 Maret 2026, 21:57 WIB

Bagikan:
X
BNPB Serahkan 104 Hunian Tetap Lengkap Perabot di Aceh Utara, Termasuk Masjid dan Balai Pertemuan
(dok.istimewa)

Towa News, Aceh Utara - Sebanyak 104 kepala keluarga (KK) terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara kini telah menempati hunian tetap (huntap) yang dibangun pemerintah di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang. Serah terima hunian tersebut berlangsung pada Sabtu (14/3), sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kompleks hunian tetap itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari paving block di seluruh area halaman, jaringan drainase, balai pertemuan, hingga masjid. Setiap unit rumah telah terpasang instalasi listrik dan pompa air, dengan sumber air bersih dari sumur yang turut diperiksa oleh anggota TNI.

Tak hanya bangunan fisik, interior setiap unit pun telah disiapkan secara lengkap. Ruang tamu tersedia kursi dan meja makan, dapur dilengkapi kompor dan rak piring, serta televisi sebagai sarana hiburan. Di kamar tidur, penghuni sudah bisa langsung menggunakan kasur, bantal, guling, dan lemari pakaian. Kamar mandi pun telah berkeramik dengan toilet jongkok dan bak mandi.

Pembangunan huntap ini merupakan hasil kolaborasi antara BNPB dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). Sejak fase tanggap darurat, Kemenko Polkam telah menyalurkan bantuan logistik dan kendaraan water heater untuk mendukung penanganan di lapangan hingga tahap pembangunan hunian dan penyediaan fasilitas pendukungnya.

BNPB menyatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra terus berjalan optimal melalui sinergi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa pemulihan tidak akan terhenti meski bertepatan dengan masa perayaan Hari Raya Idulfitri.

"Meskipun ini hari raya, kami atur. Untuk (personel) yang beragama Islam bisa libur beberapa hari, digantikan oleh personel yang Nasrani," ujar Suharyanto seperti dikutip dari Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Minggu (16/3).

Pemerintah memastikan pendampingan terhadap masyarakat terdampak bencana akan terus berlanjut hingga seluruh warga dapat menghuni tempat tinggal yang layak dan aman. (/red)

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video