Dipublish oleh Tim Towa | 20 November 2025, 13:12 WIB
Towa News, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mencatat ribuan akun dan link yang memasarkan produk obat-obatan tanpa izin di sejumlah platform perdagangan elektronik dalam periode Januari-Juni 2025.
Temuan tersebut telah ditindaklanjuti melalui langkah take down yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).
"BPOM rutin melakukan pemantauan terhadap peredaran obat dan makanan ilegal secara daring," demikian pernyataan BPOM seperti dikutip dari Detik, Kamis (20/11).
Upaya monitoring ini bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama konsumen yang kerap berbelanja produk kesehatan dan pangan melalui jalur online.
Lima Produk Obat Ilegal Terlaris
Berdasarkan hasil pengawasan, lima jenis produk obat-obatan tanpa izin edar yang paling banyak diperjualbelikan antara lain:
Pertama, Cream BL mencatat 2.184 tautan dengan total penjualan mencapai 113.851 unit. Konsentrasi penjual tertinggi berada di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kedua, Pi Kang Wang tercatat memiliki 1.395 tautan dan berhasil terjual sebanyak 185.400 unit. Sebagian besar toko online berlokasi di Jakarta Barat.
Ketiga, Tramadol dengan 629 tautan dan 17 produk terjual. Area penjualan dominan berada di Kabupaten Purwakarta.
Keempat, Pabron Kids ditemukan dalam 582 tautan dengan 713 unit terjual. Penjual paling banyak beroperasi dari Jakarta Barat.
Kelima, USA Viagra MMC tercatat 286 tautan dengan penjualan mencapai 42.438 produk. Mayoritas penjual berlokasi di Jakarta Barat.
Sumber: CNN Indonesia
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Menkes: 62 Kasus Super Flu di Indonesia, Risiko...
Towa News | 08 Januari 2026, 09.06 WIB
Menkes: 600 Tenaga Kesehatan Siap Dikirim ke Lokasi...
Towa News | 16 Desember 2025, 11.04 WIB
Cek Kesehatan Gratis Jangkau 65 Juta Warga, Target...
Towa News | 16 Desember 2025, 10.55 WIB
Prabowo Resmikan Rumah Sakit Jantung Kerja Sama Indonesia-UEA...
Towa News | 19 November 2025, 12.06 WIB
Wamenkes: Dua Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan...
Towa News | 30 Oktober 2025, 15.04 WIB