Dipublish oleh Tim Towa | 13 April 2026, 16:42 WIB
Towa News, Jakarta - Di tengah ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino, Perum Bulog memastikan stok beras nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali. Cadangan yang tersedia saat ini mencapai 4,6 juta ton dan diklaim mampu mencukupi kebutuhan pangan nasional hingga 11 bulan mendatang.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa ketersediaan beras saat ini telah melalui proses penyerapan hasil panen petani lokal secara optimal, sehingga pasokan dapat terdistribusi secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.
"Penguatan stok ini didukung oleh penyerapan hasil panen petani dalam negeri serta pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah oleh Perum Bulog yang terus memastikan pasokan tetap tersedia merata hingga ke seluruh pelosok Indonesia," kata Ahmad Rizal dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari laman resmi Perum Bulog, Kamis (9/4/2026).
Ahmad menegaskan, durasi proyeksi ketahanan stok yang mencapai 11 bulan jauh melampaui perkiraan masa berlangsung El Nino yang diprediksi sekitar enam bulan.
"Kondisi stok beras nasional dipastikan aman untuk 11 bulan ke depan. El Nino diperkirakan enam bulan, jadi insyaallah pangan kita aman," ujarnya.
Capaian stok beras yang tinggi ini, menurut Ahmad, merupakan hasil sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, terutama dalam upaya mendorong penyerapan hasil panen dari petani domestik.
"Dengan stok beras yang kuat ini, kami optimistis dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan sebagaimana yang dicanangkan pemerintah," ungkap Ahmad Rizal.
Ke depan, Bulog bersama pemerintah disebut akan terus memperkuat strategi pengelolaan cadangan beras melalui peningkatan serapan dalam negeri, pemerataan distribusi, serta penguatan sistem logistik pangan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga, bahkan dalam kondisi tekanan iklim ekstrem sekalipun.
"Bulog akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak kemarau panjang, sekaligus mendukung berbagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional," tutup Ahmad Rizal.
Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi dampak kemarau panjang. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Bulog terhadap agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan iklim global.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Infrastruktur Pascapanen hingga Cadangan Jagung, Ini Isi Tiga...
Towa News | 17 April 2026, 19.52 WIB
Tiga Sekaligus! Prabowo Teken Perpres dan Inpres untuk...
Towa News | 17 April 2026, 19.45 WIB
Pascabencana Sumatera, TNI AD Renovasi 300 Sekolah dan...
Towa News | 16 April 2026, 21.43 WIB
TNI AD Rampungkan 300 Jembatan Gantung Perintis dalam...
Towa News | 16 April 2026, 21.40 WIB
KKP Segel Pulau Umang yang Viral Ditawarkan Rp...
Towa News | 16 April 2026, 14.31 WIB