Dipublish oleh Tim Towa | 29 April 2026, 13:22 WIB
Towa News, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kembali menandai babak baru hilirisasi nasional dengan melaksanakan groundbreaking 13 proyek strategis pada Selasa (29/4/2026). Proyek-proyek tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan Maluku.
Pelaksanaan groundbreaking ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya 13 proyek hilirisasi perdana telah lebih dulu dimulai pembangunannya pada 6 Februari 2026.
Kilang Gasoline dan Ketahanan Energi
Dua dari 13 proyek tahap kedua ini berkaitan dengan pembangunan fasilitas kilang gasoline oleh PT Pertamina (Persero) di Kilang RU II Dumai, Riau, dan RU IV Cilacap, Jawa Tengah. Total kapasitas yang dikembangkan mencapai 62 ribu barel per hari (MBSD) dengan target mulai beroperasi pada kuartal keempat 2030.
Proyek kilang ini diproyeksikan mampu menggantikan impor gasoline hingga 2 juta kiloliter per tahun, setara dengan 9,47 persen dari kesenjangan pasokan dan permintaan nasional. Selain itu, keberadaan fasilitas ini diharapkan turut menekan impor produk sampingan seperti propylene dan LPG.
Perkuat Distribusi BBM di Wilayah Timur
Pertamina juga membangun tiga Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) baru di Palaran (Kalimantan Timur), Biak (Papua), dan Maumere (Nusa Tenggara Timur). Total tambahan kapasitas penyimpanan dari ketiga terminal ini mencapai 153 ribu kiloliter, meningkatkan kapasitas penyimpanan BBM nasional sebesar 3,1 persen.
Terminal Maumere dijadwalkan beroperasi lebih awal pada 2027, sementara terminal Palaran dan Biak ditargetkan menyusul pada 2028. Pembangunan ini diarahkan untuk memperkuat keandalan distribusi energi, khususnya di kawasan Indonesia bagian timur.
Batu Bara Jadi DME, Kurangi Ketergantungan Impor LPG
Salah satu proyek yang menarik perhatian adalah pembangunan fasilitas pengolahan batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) berkapasitas 1,4 juta ton per tahun di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Proyek ini melibatkan dua BUMN, yakni PT Pertamina (Persero) dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero), dengan PT Bukit Asam (PTBA) sebagai operator.
Kehadiran fasilitas DME ini dinilai strategis mengingat saat ini sekitar 80 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi dari impor. Produksi DME domestik diharapkan menjadi substitusi yang signifikan dalam jangka menengah.
Baja, Tembaga, dan Emas: Hilirisasi Industri Logam
Di sektor logam, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. bersama mitra strategis akan membangun dua fasilitas besar. Pertama, pabrik stainless steel slab berbasis nikel lokal berkapasitas 1,2 juta ton per tahun di Indonesia Morowali Industrial Park, Sulawesi Tengah. Kedua, fasilitas produksi steel slab dari bijih besi lokal berkapasitas 1,5 juta ton per tahun di Cilegon, Banten.
Sementara itu, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) bersama PT Len Industri (Persero) akan mengembangkan fasilitas hilirisasi tembaga dan emas di Gresik, Jawa Timur, mencakup Brass Mill, Brass Cup, serta manufaktur logam mulia berbasis anode slime.
Aspal Buton hingga Produk Berbasis Kelapa
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. turut ambil bagian dalam pengembangan ekosistem produksi Aspal Buton. Pemanfaatan aspal alam asal Pulau Buton ini ditargetkan melonjak dari 5 ribu ton pada 2025 menjadi 300 ribu ton pada 2030.
Di sektor perkebunan, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menjalankan tiga proyek sekaligus: pengolahan sawit menjadi produk oleofood dan biodiesel di Sei Mangkei, Sumatera Utara; pengolahan pala menjadi oleoresin; serta fasilitas terpadu kelapa yang menghasilkan Medium Chain Triglyceride (MCT), tepung kelapa, dan activated carbon keduanya berlokasi di Maluku Tengah, Maluku.
Total 26 Proyek Hilirisasi Telah Dimulai
Dengan rampungnya groundbreaking tahap kedua ini, total 26 proyek hilirisasi nasional di bawah naungan Danantara kini telah resmi memasuki tahap konstruksi. Seluruh proyek tersebut mencakup sektor energi, logam, agrikultur, hingga komoditas unggulan daerah, dengan tujuan menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam dalam negeri sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Investasi Hilirisasi oleh Danantara: Ciptakan Lapangan Kerja, Ciptakan...
Towa News | 29 April 2026, 13.42 WIB
Pemerintah Tandatangani PKS Proyek Pembangunan Pembangunan Pengolah Sampah...
Towa News | 22 April 2026, 13.03 WIB
Patra Logistik Terapkan Sistem Digital RTC untuk Awasi...
Towa News | 16 April 2026, 15.24 WIB
Airlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen, Salah Satu...
Towa News | 14 April 2026, 13.49 WIB
BI Resmi Cabut Puluhan Pecahan Uang Lama, Batas...
Towa News | 10 April 2026, 14.13 WIB