Dipublish oleh Tim Towa | 23 Januari 2026, 23:35 WIB
Towa News, Lombok Timur - Gerakan Pemuda Mahasiswa Anggaraksa (GPMA) meminta pemerintah mengevaluasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur MBG menjadi sorotan utama.
Ketua GPMA, Yusfa Usmail, S.H., mengatakan pihaknya telah menerima keluhan dari masyarakat terkait pelaksanaan program unggulan presiden tersebut. Keluhan tidak hanya soal kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak, tetapi juga persoalan teknis pengelolaan dapur.
"Setelah ditelusuri, MBG di sebagian wilayah Pringgabaya tidak memiliki IPAL. Salah satunya di Anggaraksa yang tidak memiliki IPAL yang jelas, belum lagi dapur-dapur yang lain," ujar Yusfa kepada wartawan.
Menurut Yusfa, ketiadaan sistem pembuangan limbah yang memadai berpotensi merugikan warga setempat, khususnya petani. Limbah yang tidak dikelola dengan baik dikhawatirkan berdampak pada lahan pertanian masyarakat.
"Jika pembuangan limbah tidak jelas, akan berdampak pada pertanian warga setempat. Ini perlu menjadi perhatian serius," tegasnya.
GPMA juga menyoroti aspek anggaran. Yusfa mengatakan sesuai aturan, anggaran untuk pembangunan IPAL telah ditetapkan. Ketiadaan fasilitas ini menimbulkan pertanyaan tentang penggunaan anggaran tersebut.
"Negara jelas-jelas rugi dalam hal ini karena sesuai aturan sudah ditetapkan anggaran untuk hal tersebut. Kami menduga jangan sampai anggaran pembuatan IPAL disalahgunakan," ujarnya.
Organisasi kemasyarakatan itu meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak terkait, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan.
"Kami sebagai masyarakat meminta BGN mengevaluasi pihak terkait. Kepala MBG per wilayah sebaiknya menjalankan aturan yang sudah ditentukan," pungkas Yusfa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pengelola program MBG atau pemerintah daerah setempat terkait keluhan masyarakat ini.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB