Dipublish oleh Admin | 27 Mei 2025, 09:01 WIB
Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN yang secara khusus membahas konflik berkepanjangan di Myanmar. Dalam forum tersebut, Prabowo mendorong agar ASEAN mengambil langkah konkret guna mengakhiri krisis kemanusiaan dan politik yang masih melanda negara anggota tersebut.
"Ini dalam rangka menyelesaikan konflik yang ada di sana dan juga bagaimana kawasan ini, bagaimana ASEAN ini menghadapi situasi perubahan, situasi geoekonomi yang terjadi," ujar Menteri Luar Negeri Sugiono, seperti dilihat melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/5/2025).
Sugiono menyatakan bahwa partisipasi aktif Indonesia dalam retret KTT menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran ASEAN sebagai organisasi regional yang mampu merespons tantangan geopolitik secara kolektif dan efektif.
Selain menghadiri retret, Presiden Prabowo juga menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Laos Sonexay Siphandone dan PM Singapura Lawrence Wong. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya peningkatan kerja sama di berbagai sektor, khususnya ekonomi, guna mendorong pertumbuhan kawasan.
Menurut Sugiono, rangkaian kegiatan KTT ASEAN belum berakhir. Pada hari kedua, sejumlah agenda penting akan dilanjutkan, termasuk pertemuan antara ASEAN dan Gulf Cooperation Council (GCC), serta pertemuan trilateral antara ASEAN, GCC, dan China.
"Kemudian pertemuan antara ASEAN, GCC, dan juga China. Besok (red-hari ini) acaranya masih cukup panjang," tuturnya.
Keterlibatan Indonesia dalam berbagai sesi KTT ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi negara di kancah internasional, serta menunjukkan peran aktif dalam menciptakan stabilitas dan kemajuan di kawasan Asia Tenggara.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB
Iran Ancam Serang Kota-kota di Eropa jika Negara-negara...
Towa News | 05 Maret 2026, 10.42 WIB
Yusril: Stabilitas Pemerintahan Ditentukan Kompromi Politik, Bukan Ambang...
Towa News | 04 Maret 2026, 12.37 WIB
Produksi Beras Januari 2026 Tumbuh 38,56 Persen, Capai...
Towa News | 03 Maret 2026, 11.22 WIB
Kejagung Sita Puluhan Aset Tanah dan Pabrik Sawit...
Towa News | 03 Maret 2026, 10.59 WIB