DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Khusus Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Dipublish oleh Tim Towa | 18 Februari 2026, 11:34 WIB

Bagikan:
X
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Khusus Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera
(Dok.DPR RI)

Towa News, Jakarta - Pimpinan DPR RI mengadakan rapat koordinasi bersama sejumlah menteri kabinet dan kepala lembaga pemerintah untuk membahas percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana di Sumatera. Rapat berlangsung di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026), dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi DPR RI sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya pembahasan secara terbuka.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, didampingi dua Wakil Ketua DPR lainnya, Cucun Ahmad Syamsurizal dan Saan Mustopa.

Dari pihak pemerintah, hadir sejumlah pejabat senior, antara lain Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga lainnya.

Dasco mengungkapkan bahwa agenda utama pertemuan hari ini berfokus pada evaluasi penanganan pascabencana Sumatera, khususnya menindaklanjuti hasil rapat koordinasi sebelumnya yang digelar pada 10 Januari 2026.

"Dalam rapat koordinasi penanganan pasca banjir bandang Aceh tanggal 10 Januari 2026, ada beberapa kesimpulan awal yaitu yang pertama bahwa kita targetkan sebelum bulan puasa roda pemerintahan di seluruh daerah Aceh sudah berjalan," ujar Dasco, Rabu (18/2/2026).

Ia menyebutkan bahwa target tersebut hampir sepenuhnya tercapai. "Dan alhamdulillah kita monitor bahwa sudah tinggal sedikit yang masih tersendat jalannya," sambungnya.

Selain pemulihan tata kelola pemerintahan daerah, Dasco juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memantau proses normalisasi sungai dan pembukaan akses ke wilayah yang sebelumnya terisolir. Ia memastikan saat ini tidak ada lagi daerah yang terputus dari jalur distribusi, khususnya di Aceh.

"Walaupun medannya berat, tetapi sudah tidak ada daerah terisolir dan normalisasi sungai terus berjalan sampai saat ini," kata Dasco.

Lebih lanjut, rapat hari ini juga diagendakan untuk mendengarkan laporan perkembangan penyediaan hunian bagi warga terdampak serta progres pembersihan lingkungan pascabencana. "Kemudian penyediaan hunian yang akan kita dengar hari ini progres kerjanya sampai sejauh mana dan pembersihan lingkungan," imbuh Dasco.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video