Dua Kapal Tanker Pertamina Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan BBM Nasional Dipastikan Aman

Dipublish oleh Tim Towa | 11 Maret 2026, 17:39 WIB

Bagikan:
X
Dua Kapal Tanker Pertamina Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan BBM Nasional Dipastikan Aman
Ilustrasi kapal tengker indonesia

Towa News, Jakarta - Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil meninggalkan kawasan konflik di Timur Tengah, Selasa (10/3/2026). Pasokan energi nasional dipastikan tidak terganggu.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyatakan bahwa kedua kapal yang telah keluar dari zona konflik tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

"Dari empat unit kapal milik PIS, dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon," ujar Vega dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, PIS Rinjani diketahui berlabuh di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab, sementara PIS Paragon tengah menjalani proses bongkar muat (discharge) di Oman ketika ketegangan di kawasan itu memuncak.

Sementara itu, dua kapal PIS lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih beroperasi di Teluk Arab. Vega memastikan keduanya dalam kondisi aman dan tengah menunggu situasi kondusif sebelum melintas melalui Selat Hormuz.

 

"Kapal-kapal ini sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz. Keduanya dalam kondisi aman," tegasnya.

 

Adapun kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (*third party*), bukan untuk kebutuhan dalam negeri secara langsung.

 

Dari total empat kapal PIS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, seluruhnya dilaporkan dalam kondisi selamat. PIS menyatakan terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut guna memastikan keselamatan awak dan kelancaran distribusi energi ke indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video