Dipublish oleh Admin | 28 Juli 2025, 09:17 WIB
Towa News, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi merampungkan pembangunan Gedung Technopole Kampus 2 Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung yang berlokasi di Majalengka, Jawa Barat. Infrastruktur pendidikan ini dibangun sebagai upaya memperkuat fondasi sumber daya manusia di sektor manufaktur dalam rangka menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya pendidikan berkualitas sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional, sesuai dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa menjadi prioritas Kementerian PU,” ujar Dody di Jakarta, Senin (28/7/2025).
Gedung Technopole dibangun di atas lahan seluas 133.955 meter persegi di Desa Jatisawit, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka. Terdiri atas dua bangunan utama empat lantai dengan total luas bangunan 19.301 meter persegi, kampus ini telah 100 persen rampung dan mulai difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kampus 2 Polman Bandung ini dirancang sebagai pusat unggulan yang mengusung empat konsep utama:
Center of Technology
Center of Competency
Center of Industrial Partnership
Center of Business Development
Gedung ini turut dilengkapi dengan ruang kuliah Integrated Smart Classroom (I-SMART), metode pembelajaran Project-Based Learning, serta pendekatan Teaching Factory untuk menjembatani dunia pendidikan dan dunia industri secara langsung.
“Dengan kehadiran fasilitas ini, diharapkan kualitas lulusan Polman Bandung mampu memenuhi kebutuhan industri manufaktur, khususnya di kawasan Rebana,” tambah Dody.
Pembangunan ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam mendukung pengembangan kawasan metropolitan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana) dan wilayah selatan Jawa Barat, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021.
Kampus 2 Polman Bandung diproyeksikan menjadi katalisator pengembangan SDM unggul di kawasan strategis tersebut, seiring percepatan industrialisasi dan pengembangan kawasan ekonomi khusus.
Tak hanya fokus pada bangunan utama, Kementerian PU juga membangun berbagai infrastruktur pendukung seperti jalan kawasan, sistem utilitas MEP (Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing), serta lanskap hijau. Seluruh infrastruktur ini dirancang dengan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH) sebagai bagian dari komitmen pemerintah terhadap pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Diskon Tiket Pesawat 2026, PPN 100% Ditanggung Pemerintah
Towa News | 04 Mei 2026, 16.47 WIB
Prabowo Teken Perpres Tunjangan Hakim Ad Hoc, Kasasi...
Towa News | 04 Mei 2026, 16.28 WIB
SKK Migas Temukan 13 Sumur Migas, Cadangan Minyak...
Towa News | 04 Mei 2026, 15.45 WIB
DPR Jamin Buruh dan Pengusaha Dilibatkan dalam Penyusunan...
Towa News | 04 Mei 2026, 15.27 WIB
Tinjau Bulog Lumajang, Anggota DPR Kawendra Pastikan Stok...
Towa News | 04 Mei 2026, 15.21 WIB