Erdogan Usulkan Gencatan Senjata Terbatas Rusia-Ukraina kepada Putin

Dipublish oleh Tim Towa | 13 Desember 2025, 11:10 WIB

Bagikan:
X
Erdogan Usulkan Gencatan Senjata Terbatas Rusia-Ukraina kepada Putin
Foto: AFP/KRISTINA KORMILITSYNA)

Towa News, Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajukan usulan gencatan senjata terbatas dalam konflik Rusia-Ukraina saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Turkmenistan, Jumat (12/12/2025).

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Erdogan menekankan pentingnya upaya penghentian perang antara Rusia dan Ukraina. Pemerintah Turki mengusulkan gencatan senjata yang mencakup penghentian serangan terhadap instalasi energi dan fasilitas pelabuhan di kedua negara yang berkonflik, seperti dilaporkan AFP.

Usulan ini muncul menyusul sejumlah serangan terhadap kapal tanker yang dikaitkan dengan Rusia di perairan Laut Hitam. Serangan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) tersebut diklaim dilakukan oleh pihak Ukraina.

Pemerintah Turki merespons keras insiden tersebut dengan memanggil perwakilan diplomatik Rusia dan Ukraina. Ankara menilai serangan-serangan itu sebagai bentuk eskalasi yang mengkhawatirkan dalam konflik yang telah berlangsung lama.

Posisi Turki dalam konflik ini cukup strategis karena negara tersebut mengendalikan Selat Bosporus, jalur vital bagi pengiriman komoditas gandum Ukraina dan minyak Rusia menuju kawasan Mediterania. Ankara berupaya menjaga hubungan diplomatik dengan kedua belah pihak sejak konflik dimulai.

Sebelumnya pada November lalu, Erdogan menyampaikan bahwa kesepakatan gencatan senjata yang melibatkan perlindungan terhadap infrastruktur energi dan pelabuhan dapat menjadi fondasi awal bagi perundingan menuju perjanjian damai yang lebih komprehensif, seperti dikutip dari DetikNews. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan virtual bersama negara-negara sekutu Ukraina.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video