Dipublish oleh Tim Towa | 11 Maret 2026, 04:23 WIB
Towa News, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi meluncurkan Astakarya, sebuah peta jalan strategis nasional yang memuat delapan program unggulan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Peluncuran ini menjadi agenda utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) & GEKRAFS Awards 2026 bertema "Astakarya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia" yang digelar di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Rakernas yang dihadiri perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) ini menjadi konsolidasi nasional terbesar GEKRAFS sepanjang sejarah organisasi. Hadir dalam forum tersebut sejumlah tokoh nasional, di antaranya Dewan Pembina GEKRAFS Sandiaga Uno, Dewan Penasehat Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum bidang Seni & Ekraf Raffi Ahmad, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moriza.
"Kalau Presiden Prabowo punya Astacita, GEKRAFS punya Astakarya,"
— Kawendra Lukistian, Ketua Umum GEKRAFS
Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian menjelaskan, Astakarya selaras dengan visi pembangunan nasional dan mencakup delapan program strategis, yakni CEFA, DIPLE, GANDI, DIGIMAP, ARTPAY, YOUTHEM, RECHUB, dan GLOBE. Program-program tersebut dirancang secara komprehensif untuk memperluas akses pendanaan bagi pelaku ekonomi kreatif, memperkuat ekosistem legal dan perlindungan kekayaan intelektual, meningkatkan literasi digital, memperjuangkan standar honor pekerja kreatif, membuka ruang bagi talenta muda, memperkuat creative hub di daerah, serta mendorong ekspor produk kreatif ke pasar global.
Selain memaparkan program kerja dari delapan bidang dan empat badan otonom DPP GEKRAFS, Rakernas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang diserahkan langsung kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Kawendra menyebut rekomendasi tersebut sebagai kontribusi nyata para pelaku ekonomi kreatif dari seluruh penjuru Indonesia untuk memperkuat kebijakan dan ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Dewan Pembina GEKRAFS Sandiaga Uno menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki peran strategis sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Menurutnya, penguatan kolaborasi menjadi kunci agar potensi lapangan kerja, inovasi, dan identitas bangsa yang terkandung dalam sektor ini benar-benar memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.
Senada dengan itu, Dewan Penasehat GEKRAFS Sufmi Dasco Ahmad menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. "GEKRAFS harus menjadi rumah besar bagi para pejuang ekonomi kreatif. Dengan konsolidasi yang kuat, kita bisa memastikan para pelaku kreatif mendapatkan ruang, dukungan, dan akses yang lebih luas untuk berkembang," ujarnya.
Dalam forum ini, DPP GEKRAFS juga menyerahkan 11 Surat Keputusan (SK) kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang telah menyelenggarakan Musyawarah Wilayah sebelum Rakernas. Keynote speech disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Brian Yuliarto yang menyoroti pentingnya inovasi, riset, dan penguatan talenta kreatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.
Rangkaian Rakernas ditutup dengan GEKRAFS Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku ekonomi kreatif yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan ekosistem kreatif nasional, serta penampilan spesial dari penyanyi Dudy Oris. GEKRAFS berharap momentum ini dapat memperkuat konsolidasi nasional sekaligus mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang mampu mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
GEKRAFS Gelar Rakernas 2026, Konsolidasikan Pejuang Ekraf dari...
Towa News | 11 Maret 2026, 04.11 WIB
DPR Minta TNI Beri Penjelasan Konkret soal Perintah...
Towa News | 10 Maret 2026, 13.20 WIB
Prabowo: Sawit, Singkong, dan Jagung Siap Jadi Tulang...
Towa News | 10 Maret 2026, 12.28 WIB
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan...
Towa News | 09 Maret 2026, 23.19 WIB
Pemerintah Targetkan 120 Juta Motor BBM Dikonversi ke...
Towa News | 09 Maret 2026, 22.54 WIB