IHSG Menguat 0,53% di Pembukaan, Lanjutkan Tren Positif Setelah Cetak Rekor Baru

Dipublish oleh Tim Towa | 03 Desember 2025, 11:42 WIB

Bagikan:
X
IHSG Menguat 0,53% di Pembukaan, Lanjutkan Tren Positif Setelah Cetak Rekor Baru
Ihsg( Foto:net)

Towa News, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi ini, naik 45,50 poin atau 0,53 persen ke posisi 8.662,54. Penguatan ini melanjutkan momentum positif dari sesi perdagangan sebelumnya yang berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High).

Indeks LQ45 turut mencatat penguatan sebesar 2,01 poin atau 0,24 persen ke level 856,75. Pada awal perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 8.641,41 hingga 8.669,18.

Cetak Rekor Baru di Sesi Sebelumnya

Pada perdagangan Selasa (2/12/2025), IHSG ditutup menguat 0,8 persen ke level 8.617,04, mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru. Kapitalisasi pasar saat ini tercatat mencapai Rp15.842 triliun.

Penguatan kemarin dipimpin oleh sektor perindustrian yang naik 2,74 persen, diikuti sektor konsumen non primer dengan kenaikan 2,42 persen, dan sektor infrastruktur yang menguat 1,83 persen.

Proyeksi dan Sentimen Pasar

Kepala Riset Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguji level 8.650 pada perdagangan hari ini. Namun, sejumlah analis memperingatkan adanya potensi koreksi terbatas dengan level support berada di kisaran 8.500-8.560, sementara resistance di 8.650-8.700.

Pelaku pasar saat ini tengah menunggu rilis data Purchasing Managers' Index (PMI) dari berbagai negara, termasuk data ISM Services PMI Amerika Serikat serta PMI kawasan Eropa dan Asia yang dapat mempengaruhi arah pergerakan indeks.

Dukungan Bursa Regional

Penguatan IHSG turut didukung oleh pergerakan positif bursa-bursa Asia-Pasifik yang kompak menguat pada pembukaan, seiring dengan pemulihan Bitcoin setelah mengalami tekanan jual.

Bursa Wall Street juga ditutup positif pada sesi sebelumnya dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,39 persen, S&P 500 menguat 0,25 persen, dan Nasdaq Composite naik 0,59 persen.

Analis pasar menyarankan investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas jangka pendek sambil memperhatikan perkembangan data ekonomi global yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video