Towa News, Jakarta – Indonesia masuk dalam daftar empat besar negara paling ramah di dunia tahun 2025 berdasarkan hasil survei Ease of Settling In Index yang dirilis oleh InterNations. Peringkat tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan masyarakat paling terbuka dan bersahabat bagi ekspatriat maupun wisatawan internasional.
Survei InterNations menilai pengalaman para ekspatriat di berbagai negara melalui tiga indikator utama, yakni keramahan masyarakat lokal (local friendliness), kemudahan membangun pertemanan (finding friends), serta budaya yang terbuka terhadap pendatang (culture and welcome).
Dalam pemeringkatan keseluruhan, Indonesia berada di posisi keempat dunia. Sementara pada kategori local friendliness, Indonesia menempati peringkat kedua, mencerminkan tingginya apresiasi responden terhadap sikap masyarakat Indonesia yang dinilai sopan, ramah, mudah tersenyum, dan ringan tangan membantu orang asing.
Karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai gotong royong serta budaya saling menghormati dinilai menjadi faktor penting yang membuat banyak ekspatriat merasa diterima dan nyaman tinggal di Indonesia. Keramahan tersebut juga menjadi salah satu daya tarik utama sektor pariwisata nasional.
Berdasarkan laporan InterNations dan sejumlah publikasi internasional, berikut daftar 10 negara paling ramah di dunia tahun 2025:
-
Costa Rica
-
Meksiko
-
Filipina
-
Indonesia
-
Brasil
-
Thailand
-
Panama
-
Kolombia
-
Kenya
-
Yunani
Costa Rica kembali menempati posisi teratas berkat filosofi hidup pura vida, yang mencerminkan gaya hidup sederhana, santai, dan penuh empati. Penduduk lokal dikenal terbuka terhadap pendatang dan aktif membantu proses adaptasi ekspatriat melalui berbagai kegiatan komunitas.
Di posisi kedua terdapat Meksiko yang konsisten memperoleh penilaian tinggi karena budaya sosial yang hangat dan komunitas ekspatriat yang besar. Sementara Filipina berada di peringkat ketiga berkat budaya bayanihan atau semangat gotong royong yang masih kuat dalam kehidupan masyarakat.
Brasil, Thailand, Panama, Kolombia, Kenya, dan Yunani melengkapi daftar 10 besar negara paling ramah di dunia. Negara-negara tersebut dinilai memiliki masyarakat yang terbuka, mudah berinteraksi dengan pendatang, serta menawarkan lingkungan sosial yang mendukung proses adaptasi warga asing.
Keramahan Jadi Modal Pariwisata Indonesia
Pengakuan internasional ini memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang tidak hanya kaya akan keindahan alam dan budaya, tetapi juga memiliki masyarakat yang dikenal ramah terhadap wisatawan.
Berbagai survei internasional sebelumnya juga beberapa kali menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat keramahan masyarakat yang tinggi, terutama di destinasi wisata seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, hingga sejumlah daerah lain yang menjadi tujuan wisata mancanegara.
Bagi wisatawan maupun ekspatriat, pengalaman berinteraksi dengan masyarakat lokal dinilai menjadi salah satu faktor yang paling memengaruhi kenyamanan selama berada di suatu negara. Karena itu, budaya saling menghormati dan gotong royong yang masih kuat di Indonesia menjadi nilai tambah yang terus mendapat pengakuan di tingkat global.
Sumber: InterNations Ease of Settling In Index 2025, New York Post, serta berbagai publikasi internasional mengenai hasil survei InterNations.
Diskusi & Komentar
Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!