Indonesia Resmi Swasembada Pangan, Prabowo: Tak Perlu Bergantung pada Negara Lain

Dipublish oleh Tim Towa | 07 Januari 2026, 14:34 WIB

Bagikan:
X
Indonesia Resmi Swasembada Pangan, Prabowo: Tak Perlu Bergantung pada Negara Lain
(Dok.Sekertariat Presiden)

Towa News, Karawang - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan Indonesia telah kembali mencapai swasembada pangan pada tahun 2025. Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Rabu 7 Januari tahun 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia," ujar Prabowo seperti dikutip dari youtube sekertariat Presiden, Rabu (7/1).

Kepala negara menegaskan Indonesia tidak lagi perlu bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan. Menurutnya, pencapaian ini merupakan kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Indonesia yang memiliki kekayaan melimpah namun belum dikelola secara optimal. Setelah menjabat sebagai presiden, ia mengaku semakin memahami besarnya kekayaan nasional yang selama ini bocor dan tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Kita mengerti dan paham, bangsa kita bangsa yang kaya. Setelah saya dipilih dan diangkat menjadi presiden, setelah saya ambil alih pemerintahan, saya lebih paham dan mengerti atas kekayaan kita. Tapi saya prihatin, saya sedih, dengan kenyataan bahwa kekayaan kita yang tidak pandai kita kelola hingga banyak yang bocor," kata Prabowo.

Presiden menyatakan tidak dapat menerima kondisi di mana negara yang telah berjuang ratusan tahun meraih kemerdekaan justru belum mampu membuat sebagian besar rakyatnya menikmati kekayaan nasional.

"Saya tidak dapat menerima di akal sehat saya dan di hati saya, bagaimana negara yang begini makmur yang berjuang ratusan tahun untuk merdeka, tetapi kekayaannya kurang dinikmati oleh sebagian besar rakyat Indonesia," ujar Prabowo seperti dikutip youtube sekertariat Presiden.

Ia juga menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan yang dinilainya tidak masuk akal. Pasalnya, Indonesia memiliki wilayah luas dengan tanah subur dan telah diberi karunia berlimpah oleh Yang Maha Kuasa.

"Terutama yang tidak masuk di akal saya, bagaimana bisa negara yang begini besar, negara yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, kaya dan tanah yang subur tetapi kita bergantung pada bangsa lain untuk pangan kita, kita impor pangan, tidak masuk di akal saya," sambung Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. Oleh karena itu, pencapaian swasembada pangan ini merupakan langkah penting menuju kemerdekaan sejati bagi Indonesia.

"Hari ini kita mencatat suatu kemenangan. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa merdeka kalau tergantung bangsa lain," ucap Prabowo seperti dikutip dari youtube sekertariat Presiden, Rabu (7/1).

 

Dengan tercapainya swasembada pangan ini, pemerintah berharap Indonesia dapat terus mempertahankan dan meningkatkan produksi pangan nasional guna mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk semakin mandiri dan tidak lagi bergantung pada impor pangan dari negara lain

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video