Dipublish oleh Tim Towa | 29 Januari 2026, 16:19 WIB
Towa News, Cebu, Filipina - Indonesia menegaskan kesiapannya memfasilitasi dialog inklusif guna mewujudkan stabilitas berkelanjutan di Myanmar. Komitmen tersebut disampaikan dalam forum Extended Informal Consultation on the Implementation of the 5PC yang digelar di Cebu, Filipina, pada Selasa (28/1/2026).
"Ke depan, diperlukan upaya kreatif untuk mewujudkan stabilitas yang inklusif dan berkelanjutan di Myanmar," demikian pernyataan yang dikutip dari akun Instagram @sugiono_56, Rabu (28/1).
Pemerintah Indonesia juga menyatakan komitmen penuh dalam proses perdamaian di negara tersebut. "Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi dialog inklusif serta berbagi pengalaman dalam menavigasi proses transisi dan perdamaian," kata sugiono dalam keteranganya.
Forum konsultasi informal ini membahas implementasi konsensus lima poin (5PC) yang telah disepakati sebelumnya untuk menangani krisis di Myanmar. Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam upaya diplomatik regional terkait isu tersebut.
Kehadiran delegasi Indonesia dalam pertemuan di Filipina ini menunjukkan konsistensi negara dalam mendukung terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan ASEAN.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Komisi X DPR RI Perkuat Peran BPS Lewat...
Towa News | 30 Januari 2026, 13.54 WIB
Petugas Haji Perempuan Meningkat Jadi 33 Persen, Tertinggi...
Towa News | 30 Januari 2026, 13.33 WIB
BULOG Gandeng TNI AD Percepat Serapan Gabah Petani...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.40 WIB
Proyek 141.000 Rumah Bersubsidi akan Serap 80 Ribu...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.29 WIB
Prabowo Terima Laporan Pembebasan Lahan 30 Hektare untuk...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.24 WIB