BULOG Gandeng TNI AD Percepat Serapan Gabah Petani pada 2026

Dipublish oleh Tim Towa | 29 Januari 2026, 23:40 WIB

Bagikan:
X
BULOG Gandeng TNI AD Percepat Serapan Gabah Petani pada 2026
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengadakan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (dok.bulog)

Towa News, Jakarta - Perum BULOG memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat untuk mempercepat penyerapan gabah petani pada tahun 2026 sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengadakan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi lintas sektor agar hasil panen petani dapat diserap secara optimal oleh negara.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan beras nasional sekaligus mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Melalui penyerapan gabah yang maksimal, BULOG berupaya menjaga keseimbangan stok beras nasional, menstabilkan harga di tingkat petani dan konsumen, serta memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Ahmad Rizal Ramdhani menekankan bahwa kerjasama dengan TNI AD memiliki peran strategis, khususnya dalam pengawalan penyerapan gabah hingga ke tingkat desa.

"Sinergi BULOG dengan TNI AD, khususnya melalui peran Babinsa di lapangan, sangat penting untuk memastikan penyerapan gabah petani berjalan cepat, merata, dan tepat sasaran," ujar Ahmad Rizal Ramdhani seperti dikutip dari Kabar BUMN.

Baca Juga: BULOG Intensifkan Penyerapan Gabah dan Beras Petani di Seluruh Indonesia

Menurutnya, keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berinteraksi langsung dengan petani di wilayah binaan akan memperkuat pendampingan selama masa panen raya. Peran Babinsa juga membantu BULOG mendapatkan data serta informasi lapangan yang lebih akurat, sehingga proses penyerapan dapat dilakukan secara responsif sesuai kondisi di masing-masing daerah.

"Kami ingin memastikan petani mendapatkan kepastian serapan dan harga yang wajar. Dengan keterlibatan Babinsa, diharapkan potensi kendala di lapangan dapat segera diantisipasi, sehingga hasil panen petani benar-benar terlindungi," lanjutnya.

Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa kolaborasi BULOG dan TNI AD merupakan strategi jangka panjang dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Baca Juga: Mendagri Apresiasi BULOG dan BAPANAS Stabilkan Harga Pangan di Wilayah Bencana

"Penyerapan gabah bukan hanya soal stok, tetapi juga tentang keberpihakan kepada petani dan keberlanjutan sistem pangan nasional. Ini adalah fondasi penting menuju ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan," tutupnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video