Kemensos dan BPS Percepat Pembaruan Data Bansos, Penyaluran Triwulan II Ditargetkan Lebih Tepat Waktu

Dipublish oleh Tim Towa | 02 April 2026, 15:53 WIB

Bagikan:
X
Kemensos dan BPS Percepat Pembaruan Data Bansos, Penyaluran Triwulan II Ditargetkan Lebih Tepat Waktu
(dok.kemensos RI)

Towa News, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati percepatan jadwal pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai langkah untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan bahwa jadwal penerimaan data DTSEN kini dimajukan dari tanggal 20 menjadi tanggal 10 setiap triwulan.

"Biasanya data itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan I, triwulan II, dan triwulan III. Tapi alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10, nanti 10 April dan seterusnya. Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Sosial, Rabu (1/4/2026).

Dengan rentang waktu persiapan yang lebih panjang, Kemensos optimistis persentase penyaluran bansos kepada penerima manfaat akan terus meningkat dibanding periode sebelumnya.

Gus Ipul juga melaporkan bahwa realisasi penyaluran PKH dan Program Sembako pada triwulan I 2026 telah melampaui angka 96 persen. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut.

Penyaluran bansos sendiri dilakukan melalui dua jalur utama, yakni bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia.

Memasuki triwulan II, Kemensos menargetkan bansos periode April, Mei, dan Juni dapat disalurkan tepat waktu kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria penerima. Gus Ipul juga mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya.

Di sisi lain, ia mendorong keluarga penerima manfaat untuk turut aktif dalam program pemberdayaan sosial demi mewujudkan kemandirian jangka panjang.

"Kami mengajak secara bertahap mari kita juga ikut dalam program pemberdayaan sosial sehingga keluarga-keluarga penerima manfaat ke depan akan lebih mandiri sebagaimana harapan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Gus Ipul.

Senada dengan itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan pihaknya tengah menggencarkan konsolidasi data sebagai persiapan penyerahan DTSEN versi triwulan II 2026.

"Kami melakukan konsolidasi data untuk persiapan dari DTSEN yang harus kami serahkan di versi triwulan II 2026, untuk kemudian menjadi basis bagi Pak Mensos menyalurkan bansos di triwulan kedua," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Sosial, Rabu (1/4/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, serta sejumlah pejabat dari Kemensos dan BPS. (red)

Sumber: Kementerian Sosial Republik Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video